Alasan Mentan Minta Tambahan Anggaran Rp51,7 triliun ke DPR

- Jurnalis

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Amran Sulaiman.

Andi Amran Sulaiman.

 

1TULAH.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengusulkan penambahan anggaran tahun 2025 sebesar Rp51,7 triliun untuk Kementerian Pertanian.

Usulan ini diajukan dengan tujuan utama mengimbangi fenomena alih fungsi lahan dengan mencetak lahan sawah baru seluas 1 juta hektare.

Anggaran yang sebelumnya telah ditetapkan sebesar Rp8,06 triliun dinilai tidak mencukupi untuk mengatasi penurunan luas tanam akibat alih fungsi lahan.

Amran menjelaskan bahwa cetak sawah baru ini akan dilakukan di beberapa wilayah, termasuk Sumatera, Kalimantan, dan Merauke.

Baca Juga :  Sule Diduga Jadi Sosok Host Senior yang Lempar Naskah ke Muka Tim Kreatif Ini Talkshow, Ini Pemicunya

Anggaran untuk proyek ini sebagian akan diambil dari anggaran pendukung asta cita presiden terpilih senilai Rp25 triliun.

Dia optimis bahwa usulan penambahan anggaran ini akan disetujui oleh pemerintah, mengingat pentingnya langkah ini untuk mempertahankan produksi pangan nasional.

Dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR, Amran merinci bahwa Kementan mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp26,64 triliun, yang akan menambah total anggaran menjadi Rp34,7 triliun setelah digabungkan dengan pagu indikatif Rp8,06 triliun.

Baca Juga :  Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Selain itu, usulan tambahan Rp25 triliun dari anggaran pendukung asta cita presiden akan membawa total anggaran yang diharapkan menjadi Rp51,7 triliun.

Amran meminta dukungan dari pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI terhadap usulan tambahan anggaran ini, dengan harapan bisa kembali mencapai alokasi anggaran yang pernah diterima pada tahun 2015.

Dukungan ini dianggap krusial untuk melaksanakan program cetak sawah dan mengatasi tantangan alih fungsi lahan yang berdampak pada produksi pertanian.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
KPK Bakal Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan
Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:59 WIB

KPK Bakal Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:26 WIB

Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:37 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU

Berita Terbaru