Amalan Sunnah Hari Tasyrik Serta Perbedaannya dengan Hari Raya Idul Adha

- Jurnalis

Rabu, 19 Juni 2024 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilutsrasi hari tasyrik. (foto: freepik)

ilutsrasi hari tasyrik. (foto: freepik)

1TULAH.COM – Hari Tasyrik jatuh pada tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijjah setiap tahunnya, dan pada tahun 2024, Hari Tasyrik bertepatan dengan tanggal 18, 19 dan 20 Juni 2024.

Tasryik sendiri berasa dari Bahasa Arba yang memiliki arti “matahari terbit” atau “menjemur sesuatu”.

Kenapa disebut Hari Tasyrik? Karena pada hari-hari tersebut jamaah haji di Mina menjemur daging kurban mereka. Selain itu, Hari Tasyrik juga dikaitkan dengan ritual lempar jumrah yang dilakukan oleh jamaah haji.

Meskipun dilarang berpuasa, Hari Tasyrik merupakan waktu yang dianjurkan untuk melakukan amalan-amalan lain, seperti:

  • Menikmati hidangan makan dan minuman sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
  • Melakukan zikir dan talbiyah sebagaimana yang dilakukan saat di Mina.
  • Menyembelih hewan kurban bagi yang belum sempat melakukannya pada Hari Raya Idul Adha.
  • Bersedekah dengan daging kurban atau harta lainnya.

Hari Tasyrik merupakan waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak amalan dan menjauhi larangan-Nya.

Diharapkan dengan menjalankan amalan-amalan di Hari Tasyrik, umat Islam dapat memperoleh pahala dan keberkahan yang berlimpah dari Allah SWT.

Lantas, apa perbedaan dengan Hari Raya Idul Adha:

Meskipun Hari Tasyrik termasuk dalam rangkaian Idul Adha, namun terdapat beberapa perbedaan dengan Hari Raya Idul Adha, yaitu:

  • Idul Adha diperingati pada tanggal 10 Zulhijjah, sedangkan Hari Tasyrik pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah.
  • Pada Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan untuk melakukan sholat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban.
  • Pada Hari Tasyrik, umat Islam dilarang berpuasa, namun dianjurkan untuk melakukan amalan-amalan lain seperti yang disebutkan di atas.

Penulis : Delia Anisya Fitri

Berita Terkait

Jaga Warisan Leluhur Dayak Bakumpai, IUB Barito Timur dan Perguruan Kuntau Putra Condo Latihan Bersama
Kagumi Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, Presiden Jerman Terharu Lihat Toleransi Indonesia
Malam 1 Suro 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal, Makna, dan Ragam Tradisi Sakralnya
Saat Umat Buddha Terinspirasi Tradisi Muslim dalam Merayakan Waisak Sebulan Penuh
5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Antibusuk!
Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran
Panduan Lengkap Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat
Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 11:13 WIB

Jaga Warisan Leluhur Dayak Bakumpai, IUB Barito Timur dan Perguruan Kuntau Putra Condo Latihan Bersama

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:51 WIB

Kagumi Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, Presiden Jerman Terharu Lihat Toleransi Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:22 WIB

Malam 1 Suro 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal, Makna, dan Ragam Tradisi Sakralnya

Senin, 1 Juni 2026 - 08:03 WIB

Saat Umat Buddha Terinspirasi Tradisi Muslim dalam Merayakan Waisak Sebulan Penuh

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:19 WIB

5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Antibusuk!

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:26 WIB

Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:02 WIB

Panduan Lengkap Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:28 WIB

Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE

Berita Terbaru