Benjamin Netanyahu Sebut Israel Berada dalam Situasi Sulit

- Jurnalis

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel dikabarkan alami kerugian. (foto: freepik)

Israel dikabarkan alami kerugian. (foto: freepik)

 

1TULAH.COM – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan bahwa Israel saat ini berada dalam situasi sulit karena terlibat dalam perang di berbagai front serta menghadapi tekanan internasional yang signifikan.

Menurut penyiar publik Israel, KAN, Netanyahu menyebutkan bahwa Israel sedang berperang di selatan di Jalur Gaza, di utara berarti Lebanon selatan, serta di Yudea dan Samaria atau Tepi Barat.

Netanyahu menegaskan bahwa kondisi yang terjadi sebelumnya tidak akan terulang kembali, merujuk pada serangan 7 Oktober. Ia menekankan bahwa Israel akan mengubah realitas ini.

Dalam perkembangan terbaru, Dewan Keamanan PBB telah mengadopsi resolusi yang menyerukan Hamas untuk menyetujui proposal tiga fase penyanderaan untuk gencatan senjata versi AS.

Ini adalah pertama kalinya badan tersebut mendukung perjanjian perdamaian komprehensif untuk mengakhiri perang di Gaza.

Baca Juga :  Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Hamas menyambut baik resolusi ini, meskipun belum jelas apakah para pemimpin di Gaza menerima rencana gencatan senjata tersebut. Posisi pemerintah Israel juga ambigu.

Mereka secara resmi menerima rencana perdamaian tersebut, tetapi Netanyahu berusaha menjauhkan diri dari rencana tersebut, dengan koalisinya yang bergeser ke sayap kanan sejak proposal diajukan.

Sebanyak empat belas anggota dewan memberikan suara untuk resolusi ini, dengan tidak ada yang menentang, dan hanya Rusia yang abstain terhadap resolusi yang dirancang AS.

Resolusi ini menyerukan pertukaran awal sandera lanjut usia, orang sakit, atau wanita dengan tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel dalam gencatan senjata awal yang berlangsung selama enam minggu.

Baca Juga :  10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI

Gencatan senjata ini direncanakan berkembang menjadi penghentian permanen permusuhan dan pembebasan semua sandera pada fase kedua yang akan dinegosiasikan oleh kedua pihak dan mediator AS, Qatar, dan Mesir. Tahap ketiga akan mencakup peluncuran upaya rekonstruksi besar-besaran.

Resolusi tersebut menyerukan Hamas untuk menerima perjanjian tersebut dan mendesak kedua belah pihak untuk melaksanakan persyaratan tanpa penundaan dan tanpa syarat. AS telah meminta dukungan PBB atas proposal tersebut sejak diumumkan oleh Presiden Biden pada 31 Mei.

Kesepakatan ini mendapat dukungan dari misi Palestina dengan klausul yang mengatakan bahwa gencatan senjata awal selama enam minggu akan diperpanjang selama perundingan berlanjut pada tahap kedua.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI
Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
El Clasico Memanas! Florentino Perez Siapkan Berkas 500 Halaman Kasus Negreira untuk UEFA
Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon
Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid
Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?
Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen
Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:21 WIB

10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:04 WIB

Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:40 WIB

El Clasico Memanas! Florentino Perez Siapkan Berkas 500 Halaman Kasus Negreira untuk UEFA

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:33 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:20 WIB

Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:26 WIB

Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:30 WIB

Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:21 WIB

Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban

Berita Terbaru