1TULAH.COM – Kembali lagi, masalah parkir mahal menjadi viral, kali ini menimpa para traveler di komplek warung Warpat Puncak. Mereka harus membayar biaya parkir sebesar Rp 100 ribu untuk dua mobil.
Dalam video yang diunggah dan dilihat pada Rabu (8/5/2024), terdengar pengendara yang tidak menerima keputusan dari juru parkir. Ketika dikonfirmasi terkait video viral tersebut, Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, mengatakan bahwa telah dilakukan penelusuran. Hasil penelusuran awal menunjukkan bahwa kemungkinan lokasi parkir tersebut berbeda dengan lokasi resmi parkir Warpat.
“Hasil sementara di sana memang parkir mobil Rp 10 ribu. Ada yang Rp 40 ribu, tersendiri itu beda, ada penitipan,” ucap Eddy saat dihubungi.
Kompol Eddy Santosa menyatakan bahwa pengendara mobil tersebut memutuskan untuk tidak memarkirkan kendaraannya di sana. Namun, informasi lanjutan masih dalam tahap penelusuran lebih lanjut.
“Malah marah-marah, nggak jadi parkirnya, marah-marah doang. Informasi awal seperti itu, lagi didalami sama anggota,” ujarnya.
Eddy menyebut bahwa apabila kejadian tersebut terbukti benar, dia akan melakukan pembinaan agar tidak terjadi hal serupa di masa mendatang.
Sebelumnya, Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (7/5) sekitar pukul 22.00 WIB. Dia menjelaskan bahwa juru parkir memberikan penjelasan kepada dua pengunjung yang datang.
“Petugas parkir menyampaikan bahwa tarif parkir di rest area hanya Rp 10 ribu. Namun, jika ingin memarkir di lahan pinggir jalan, tarifnya sebesar Rp 40 ribu untuk menitipkan kendaraan,” ucap Eddy.
“Tidak ada indikasi pidana atau tindakan kekerasan terhadap pihak yang melaporkan,” lanjutnya.
“Langkah-langkah kepolisian yang telah dilakukan adalah menerima laporan, mengecek informasi langsung di TKP, melakukan penyelidikan, mencari keterangan dari para saksi-saksi, serta memberikan imbauan kepada petugas parkir,” sambungnya.
Para juru parkir liar yang menjadi viral di kawasan Warpat, Puncak, Bogor, Jawa Barat (Jabar), membantah tudingan bahwa mereka meminta Rp 100 ribu untuk parkir dua mobil. Mereka mengaku tidak menerima uang sedikit pun dari pengendara yang datang.
“Nama saya Boni, rekan saya Isna, saya Dani, juru parkir Warpat, pada hari ini Rabu, saya mau mengklarifikasi kejadian yang viral pada hari Selasa, malam Rabu, jam 22.00 WIB yang memviralkan tarif parkir Warpat Rp 100 ribu itu semua tidak benar dan saya tidak menerima uang sepersen pun dari mereka,” ucap Boni dalam video yang diterima, Kamis (9/5).
“Dan bilamana ada yang kurang berkenan, kami mohon maaf sebesar-besarnya,” tuturnya.
Penulis : Laili R

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)




![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-225x129.jpg)














![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



