Sekda Barsel Pimpin Apel Peringatan Hari OTDA ke-28 Tahun 2024

- Jurnalis

Jumat, 26 April 2024 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Sekda Barsel, Edy Purwanto saat membacakan amanat Mendgari pada upacara peringatan hari otonomi daerah ke-28, bertempat di kantor Bupati setempat, Kamis (25/4/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Sekda Barsel, Edy Purwanto saat membacakan amanat Mendgari pada upacara peringatan hari otonomi daerah ke-28, bertempat di kantor Bupati setempat, Kamis (25/4/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), melaksanakan upacara dalam rangka memperingati hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-28 tahun 2024, yang berlangsung di halaman kantor Bupati setempat, Jalan Pelita Raya, Buntok, Kamis (25/4/2024).

Dipimpin oleh Seketaris Daerah (Sekda), Edy Purwanto upaca tersebut dihadiri oleh para Asisten, sejumlah Kepala OPD, unsur DPRD, unsur Forkopimda, TNI, Polri, dan seluruh ASN serta tenaga kontrak di lingkup Pemkab Barsel.

Edy Purwanto saat membacakan amanat Mentri Dalam Negeri (Mendagri) menyampaikan, upacara peringatan hari OTDA XXVIII yang jatuh pada tanggal 25 April 2024 mengusung tema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan Yang Sehat”.

Dengan, lanjutnya, dipilihnya tema itu untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran pemerintah daerah akan amanah serta tugas untuk membangun keberlanjutan dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), dan lingkungan hidup di tingkat lokal serta mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan guna menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

“Peringatan ini merupakan momentum yang tepat bagi kita semua untuk memaknai arti dari filosofi dan tujuan dari otonomi daerah, dengan harapan daerah diberikan keleluasaan, kewenangan dan kewajiban dalam mengatur maupun melaksanakan urusan pemerintahan di daerah masing-masing tanpa melanggar aturan yang berlaku,” ujarnya kepada wartawan usai upacara selesai.

Baca Juga :  Heriyus Ajak PKK Perkuat Kolaborasi dengan Seluruh Elemen Daerah

Ia menerangkan, tidak terasa perjalanan kebijakan otonomi daerah sudah lebih dari seperempat abad dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagaimana diatur dalam UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dengan filosofi yang dilandasi pada prinsip-prinsip dasar yang tertuang dalam pasal 18 UUD 1945, yang dirancang untuk mencapai 2 tujuan, yakni kesejahteraan dan demokrasi dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.

“Dengan terbentuknya otonomi daerah ini dapat mewujudkan daerah yang lebih maju, mandiri dan dapat mengembangkan segala sumber daya yang dimiliki setiap daerah di negara ini, khususnya di daerah kita yang bersemboyam Bumi Dahani Dahanai Tuntung tulus ini tanpa melanggar aturan yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat,” terang pria yang akrab disapa bang Edy itu.

Ia menuturkan, pemerintah daerah Kabupaten Barsel berkomitmen terus mendukung dan berkaloborasi terhadap rancangan-rancangan pembangunan sesuai dengan visi misi ditingkat nasional, sehingga bisa hadir dan sejalan dengan desentralisasi untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif, efisien dan ekonomis melalui berbagai inovasi kebijakan pemerintahan yang menekankan kepada kekhasan daerah serta pemanfaatan potensi SDA yang bijak dan berkelanjutan.

Baca Juga :  IGD RSUD dr Doris Sylvanus Membludak, DPRD Kalteng Soroti Profesionalisme Tenaga Medis

“Sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan serta partisipasi aktif masyarakat yang mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan, kekhususan serta potensi keanekaragaman daerah itu sendiri,” tuturnya.

Ia mengatakan, pelaksanaan dari otonomi daerah secara nyata telah mendorong budaya demokrasi ditengah-tengah kehidupan masyarakat, dimana pengaruh otonomi daerah yang mampu memberikan nuansa baru dalam sistem pemerintahan daerah, dari sentralistik birokratis ke arah desentralistik partisipatoris dalam bingkai NKRI.

“Kita berharap melalui momen peringatan ini, otonomi daerah bisa lebih baik lagi kedepannya, sehingga dapat memotivasi setiap daerah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PDA) dengan memanfaatkan,  mengembangkan dan mengeksplorasi SDA yang ada di wilayah masing-masing tanpa melanggar aturan yang sudah ada,” kata Edy Purwanto. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim
Rupiah Hari Ini Rp17.597, Pengamat Ramamal Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.930!
Oknum Kasatnarkoba Polres Kukar Ditangkap Terkait Liquid Narkoba, Kapolda Kaltim: Tidak Ada Toleransi!
Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin
Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri
Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim
Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:43 WIB

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:43 WIB

Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:40 WIB

Rupiah Hari Ini Rp17.597, Pengamat Ramamal Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.930!

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:51 WIB

Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:59 WIB

Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:36 WIB

Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:07 WIB

Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri

Berita Terbaru