Pemkab Barsel Optimistis Mampu Turunkan Angka Stunting di Bawah 19,94 Persen

- Jurnalis

Sabtu, 20 April 2024 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten I Setda Barsel, Yoga P Utumo (di atas mimbar) saat membacakan pidato Pj. Bupati dalam acara rembuk stunting, yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda setempat, Jumat (19/4/2014). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Asisten I Setda Barsel, Yoga P Utumo (di atas mimbar) saat membacakan pidato Pj. Bupati dalam acara rembuk stunting, yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda setempat, Jumat (19/4/2014). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Dalam upaya penanganan stunting, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), menggelar acara Rembuk Stunting, yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda setempat, Jumat (19/4/2024).

Asisten I Setda Barsel, Yoga P Utomo saat membacakan sambutan Pj. Bupati menyampaikan, rembuk stunting merupakan tindaklanjut dari Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting.

Dalam hal ini komitmen kepemimpinan daerah adalah kunci awal dari keberhasilan upaya pencegahan stunting, sehingga para Bupati atau Wali Kota menandatangani komitmen bersama dalam upaya melakukan percepatan, pencegahan dan penurunan stunting di wilayahnya masing-masing.

“Melalui rembuk stunting ini kita optimis mampu menurunkan angka stunting dari tahun sebelumnya,” ucapnya kepada wartawan usai membuka acara.

Ia menerangkan, berdasarkn hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSI) yang dilaksanakan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) revalensi stunting Kabupaten Barsel pada tahun 2021 31,4%, sedangkan ditahun 2022 menjadi 35,6% naik sekitar 4,2%, sementara hasil dari EPPBGM hingga Desember 2023 lalu sebesar 19,94%.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Teror Pembakaran di Matraman Berhasil Diamankan Polisi

“Jadi pada tahun 2024 ini kita menargetkan dan optimis mampu menurunkan angka stunting di Kabupaten yang bersemboyan Bumi Dahanai Tuntung Tulus ini hingga 17,88%-17,4% dalam 2,5 tahun kedepan,” tereng pria yang akrab disapa pak Yoga itu.

Ia menuturkan, untuk mencapai target tersebut diperlukan kerjasama dan koordinasi lintas sektoral, mulai dari Kelurahan/pemerintah desa, Kecamatan hingga Kabupaten dalam pemenuhan gizi semenjak kehamilan hingga infrastruktur mumpuni seperti akses air bersih dan sanitasi.

“Sehinga kita mampu mencapai apa kita targetkan supaya stunting tidak lagi menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia khususnya di Kabupaten Barsel,” tuturnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim

 

Ia mengatakan, semenjak stunting dan kemiskinan ekstrem menjadi permasalahan nasional, berbagai upaya terus dilakulan oleh Pemkab Barsel, mulai dari pengoptimalan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), penguatan serta pembinaan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Oleh karena itu, lanjutnya, diperlukan perhatian khusus terhadap kasus stunting yang dimulai dari hulu atau sejak masa kehamilan sampai anak umur 2 tahun atau 1000 hari pertama kehidupan dan yang harus diutamakan adalah pemantauan pertumbuhan yang dilakukan setiap bulan secara rutin, sehingga dapat diketahui sejak dini apabila anak mengalami gangguan pertumbuhan.

“Melalui rembuk stunting ini diharapkan masing-masing stakeholder dapat mengambil perannya masing-masing untuk bekerjasama melakukan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Barsel yang kita cintai ini,” kata Yoga P Utumo. (Alifansyah)

Berita Terkait

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim
Rupiah Hari Ini Rp17.597, Pengamat Ramamal Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.930!
Oknum Kasatnarkoba Polres Kukar Ditangkap Terkait Liquid Narkoba, Kapolda Kaltim: Tidak Ada Toleransi!
Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin
Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri
Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim
Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:43 WIB

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:43 WIB

Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:40 WIB

Rupiah Hari Ini Rp17.597, Pengamat Ramamal Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.930!

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:28 WIB

Oknum Kasatnarkoba Polres Kukar Ditangkap Terkait Liquid Narkoba, Kapolda Kaltim: Tidak Ada Toleransi!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:51 WIB

Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:59 WIB

Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:36 WIB

Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:07 WIB

Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri

Berita Terbaru