Polisi Ungkap Sopir Travel Gelap Tak Injak Rem Saat Laka Maut Km 58

- Jurnalis

Jumat, 12 April 2024 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puing-puing mobil Daihatsu Terios yang terbakar usai terlibat dalam tabrakan di Tol Cikampek Km 58 pada Senin (8/4/2024). (sumber: suara.com)

Puing-puing mobil Daihatsu Terios yang terbakar usai terlibat dalam tabrakan di Tol Cikampek Km 58 pada Senin (8/4/2024). (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Brigjen Trunoyudo, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri mengungkapkan sopir travel gelap yang terlibat dalam kecelakaan maut di jalur contraflow Tol Jakarta-Cikampek Km 58 tak menginjak rem saat kejadian.

Akibat kelalaian itu, akhirnya mobil mini bus itu terlanjur menabrak kendaraan lain dan menewaskan 12 orang.

Berdasarkan pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh kepolisian, tidak ada tanda mobil tersebut melakukan pengereman saat kejadian.

“Penyelidikan dan penyidikan di TKP Kilometer 58 ini, tidak didapati ada tanda tanda bekas pengereman dari kendaraan Gran Max tersebut,” ujar Trunoyudo di Kantor Jasa Marga Transjawa Tol, Jalan Tol Jakarta Cikampek KM 70, Kamis (11/4/2024).

Dalam menelusuri kejadian ini, kepolisian memakai metode Traffic Accident Analysis (TAA) alias melakukan rekonstruksi terjadinya kasus kecelakaan.

Dengan metode TAA, diperoleh informasi kronologi, pola kejadian, teknis, kondisi infrastruktur, serta kondisi fisik maupun mental pelaku kecelakaan.

Baca Juga :  3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu '98 Jilid 2

“Tadi kami sampaikan, [pemeriksaan] akan didukung dengan scientific investigation, yaitu dengan TAA. Demikian ini yang dapat kami sampaikan untuk saat ini,” ucap Trunoyudo.

Tetapi, sampai saat ini kepolisian terus melakukan pemeriksaan terkait kecelakaan ini. Salah satunya ialah dengan meminta keterangan pemilik awal mobil Gran Max yang dijadikan mobil travel itu.

“Ini butuh waktu, dalam register dan identifikasi kendaraan. Kita sama-sama menunggu dan yakin Korlantas [Polri] akan melakukan (pemeriksaan) secara prosedur dan profesional,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan travel gelap di jalur contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 58.

Ia menyebut peristiwa nahas yang menewaskan 12 orang ini terjadi sebab sopir dalam kondisi kelelahan. Budi mengatakan, penyebab kecelakaan ini diketahui berdasarkan penyelidikan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Baca Juga :  KPK Tetapkan Silmy sebagai Tersangka Pemerasan Izin Tinggal WNA

“KNKT rilis tentang kemdaraan travel tidak resmi dan itu bukan kita mencari kambing hitam tapi fakta dari apa yang dilakukan kendaraan itu berkesimpulan bahwa pengendara itu letih,” ujar Budi di Kantor Jasa Marga Transjawa Tol, Jalan Tol Jakarta Cikampek Km 70, Kamis (11/4/2024).

Budi menyebutkan, sang sopir sudah empat hari berkendara melintasi rute Ciamis-Jakarta selama empat hari sebelum kejadian. Apalagi, kapasitas kendaraan juga terlalu berlebihan.

Seharusnya, kendaraan mini bus itu hanya boleh diisi maksimal delapan hingga sembilan orang. Namun, kenyataannya mobil tersebut mengangkut 23 orang.

“Oleh karenanya, kita menghimbau bagi mereka yang akan kembali ke kota asal, cari kendaraan yang fit, cari sopir yang segar, bukan sudah empat hari nyopir terus,” ucapnya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Namanya Disebut dalam Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Akan Gelar Konferensi Pers
Sidang Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Dua Anggota BAIS TNI Dipecat, Hakim Perintahkan Pemusnahan Video Rekaman Kejadian
Jemaah Haji Murung Raya Tiba di Kampung Halaman dengan Selamat
KPK Amankan Barang Bukti Hampir Rp2 Miliar dari OTT Bupati Muara Enim
Polda Jabar Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus Pesta LGBT di Karawang
Melesat ke Peringkat 118 FIFA: Timnas Indonesia Cetak Rekor Terbaik dalam 20 Tahun Terakhir!
Update Harga Pertalite Hari Ini 10 Juni 2026: Tetap Rp10.000 Pasca Kenaikan Tajam Pertamax!
Diisukan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Chatib Basri Angkat Bicara
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:21 WIB

Namanya Disebut dalam Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Akan Gelar Konferensi Pers

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:57 WIB

Sidang Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Dua Anggota BAIS TNI Dipecat, Hakim Perintahkan Pemusnahan Video Rekaman Kejadian

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:46 WIB

Jemaah Haji Murung Raya Tiba di Kampung Halaman dengan Selamat

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:12 WIB

KPK Amankan Barang Bukti Hampir Rp2 Miliar dari OTT Bupati Muara Enim

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:45 WIB

Melesat ke Peringkat 118 FIFA: Timnas Indonesia Cetak Rekor Terbaik dalam 20 Tahun Terakhir!

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:37 WIB

Update Harga Pertalite Hari Ini 10 Juni 2026: Tetap Rp10.000 Pasca Kenaikan Tajam Pertamax!

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:53 WIB

Diisukan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Chatib Basri Angkat Bicara

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:18 WIB

Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi…

Berita Terbaru

Ole Romeny (sumber: suara.com)

Olahraga

Ini Rahasia Ole Romeny Suka Cetak Gol Saat Bermain di SUGBK

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:22 WIB