Ini Kata Erick Thohir Terkait Desain Jersey Terbaru Timnas Indonesia

- Jurnalis

Selasa, 19 Maret 2024 - 05:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir seusai acara peluncuran jersey timnas Indonesia di Jakarta, Senin (18/03/2024).  (sumber: suara.com)

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir seusai acara peluncuran jersey timnas Indonesia di Jakarta, Senin (18/03/2024). (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menilai desain jersey tim nasional Indonesia yang diproduksi Jenama Erspo. Ia mengatakan desain tersebut memicu inspirasi dan semangat baru untuk timnas.

Jenama Erspo resmi merilis jersey tim nasional Indonesia yang digunakan skuat garuda untuk berkiprah di sejumlah kompetisi di antaranya Kualifikasi Piala Dunia 2026, Piala Asia U-23 hingga Piala AFF U-17.

“Terus terang saya bangga dengan jersey timnas baru ini. Inspirasinya sangat kuat, baik dari soal sejarah dan memasukkan unsur suporter yang menjadi pendukung setia timnas. Saya berharap jersey baru ini menjadi pemicu semangat laga-laga timnas,” kata Ketum PSSI Erick Thohir seusai peluncuran di Jakarta, Senin (18/3/2024).

Peluncuran jersey terbaru yang terinspirasi dari kostum timnas Merah Putih ketika mengalahkan Jepang, 2-0 di laga persahabatan di Stadion Utama GBK, Senayan, 24 Februari 1981 itu juga dihadiri oleh Menpora Dito Ariotedjo, sejumlah pengurus Exco PSSI, dan timnas senior yang turut berjalan di catwalk sembari memperagakan kostum kandang dan tandang.

Baca Juga :  Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun "Singa Podium" Meninggal Dunia

“Hal lain yang saya apresiasi dari jersey Erspo ini adalah kolaborasi yang dilakukan dengan melibatkan banyak produk lokal lainnya, seperti desain, hologram untuk keaslian produk, hingga UMKM lokal untuk pembuatan jersey replika dengan sasaran masyarakat yang lebih luas,” tambah Erick.

Jersey pertama menggunakan warna dominan merah dengan garis kerah o-neck berwarna putih itu terinspirasi dari jersey timnas Indonesia pada tahun 1981 saat digdaya menundukkan timnas Jepang.

Dalam jersey berwarna merah itu, terdapat motif timbul yang bermakna sebagai dukungan dari suporter dengan mengambil corak yang bermakna tepuk tangan, hentakan kaki, suara teriakan penonton serta dentuman drum.

Di jersey kedua, didominasi dengan warna putih dengan garis kerah yang juga menggunakan o-neck berwarna merah.

Nuansa retro semakin terasa di dua jersey skuat garuda itu dengan memadukan lambang Garuda Pancasila yang dipadukan dengan motif logo timnas pada tahun 1981. Logo tersebut memiliki makna kekuatan dan perlindungan.

Baca Juga :  KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Kerjasama PSSI dengan Erspo merupakan kolaborasi dengan nilai komersial terbesar untuk sponsor jenama yang selama ini pernah ada dalam sejarah di Indonesia. Tak hanya itu, untuk pertama kalinya PSSI dan timnas akan mendapatkan prosentasi royalty dari setiap unit jersey/apparel yang terjual yang selama ini tidak pernah ada.

Erspo juga memberikan nilai sponsorship senilai Rp 8 Miliar/tahun serta suplai produk senilai Rp 20 miliar/tahun, merupakan kontribusi terbesar yang selama ini pernah ada untuk Timnas Sepakbola Indonesia dan Indonesia.

Jersey terbaru ini akan langsung dikenakan oleh Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan, pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup F Asia melawan Vietnam, pada 21 Maret mendatang di Stadiun utama GBK, Senayan.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB