Waspada! Kasus DBD Meningkat di Indonesia

- Jurnalis

Senin, 18 Maret 2024 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi nyamuk demam berdarah dengue (DBD) (Pexels/Pixabay

Ilustrasi nyamuk demam berdarah dengue (DBD) (Pexels/Pixabay

1tulah.com – Waspada, Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) akhir-akhir ini semakin meningkat. Di beberapa daerah di Indonesia, kasus DBD mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satu daerah yang juga alami kenaikan ini sendiri yakni Malang, Jawa Timur.

Berdasarkan keterangan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Malang, Umar Usman, unit gawat darurat (UGD) di beberapa rumah sakit di Malang berada dalam kondisi over kapasitas akibat lonjakan kasus DBD.

Menanggapi kasus DBD ini, Dokter Spesialis Anak sekaligus, Ketua Satgas Imunisasi IDAI, Prof. Dr. dr Hartono Gunardi, Sp.A mengatakan, lonjakan penyakit DBD terjadi karena pergantian cuaca yang sebabkan banyaknya genangan air.

Sedangkan genangan air sendiri menjadi salah tempat bersarangnya nyamuk. Hal ini yang membuat perkembangbiakan nyamuk juga meningkat.

Baca Juga :  Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Pergantian cuaca, lalu permulaan musim hujan ini akan mengakibatkan genangan air yang lama itu menyebabkan tempat bersarangnya nyamuk,” ucap Prof.Hartono saat diwawancarai di Kemenkes, Senin (18/3/2024).

Sebab adanya risiko sarang nyamuk ini, Prof Hartono mengingatkan untuk masyarakat kembali meningkatkan pencegahan melalui 3M plus. Hal ini akan sangat membantu untuk mengurangi perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti.

Terkait 3M plus ini di antaranya sebagai berikut.

– Menguras tempat penampungan air

 – Menutup tempat-tempat penampungan air

– Mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia.

Sementara itu, untuk poin plusnya yakni berbagai hal di antaranya:

Baca Juga :  Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

– Menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk

– Memeriksa tempat-tempat yang digunakan untuk penampungan air

– Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk

– Menggunakan obat anti nyamuk

– Memasang kawat kasa pada jendela dan   ventilasi yang ada di rumah

– Melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan secara bersama

– Meletakkan pakaian yang telah digunakan dalam wadah yang tertutup

– Memberikan larvasida pada penampungan air yang susah untuk dikuras

– Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar

Tak hanya melakukan 3M plus, anak-anak yang berada usia 6 tahun ke atas juga dianjurkan untuk lakukan vaksinasi DBD (Vaksin Dengvaxia) sebagai bentuk pencegahan dan pengendalian virus. (suara.com)

Berita Terkait

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB