Kepala Staf TNI AD Tempatkan Mayor Teddy Jadi Wadanyonif 328/Dirgahayu, Ikuti Jejak Prabowo?

- Jurnalis

Rabu, 13 Maret 2024 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayor Teddy Indra Wijaya, ajudan Prabowo Subianto (sumber: suara.com)

Mayor Teddy Indra Wijaya, ajudan Prabowo Subianto (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Darat diketahui menempatkan Mayor Infanteri Teddy Indra Wijaya atau Mayor Teddy, yang saat ini bertugas sebagai ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, sebagai Wakil Komandan Batalyon Infanteri Para Raider 328/Dirgahayu.

Jenderal TNI Kristomei Sianturi, Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigadir membenarkan rotasi jabatan Mayor Teddy itu.

“Berdasarkan Keputusan KSAD Nomor Kep. 137/II/2024 tanggal 26 Februari 2024, Mayor Inf. Teddy menjadi Wakil Komandan Batalyon Infanteri (Wadanyonif) Para Raider 328/Dirgahayu Brigif Para Raider 17/Divif 1/Kostrad,” kata Kristomei, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (12/3/2024).

Mayor Teddy yang merupakan lulusan Akademi Militer Tahun 2011 menggantikan Mayor Inf. Ade Fian yang mendapat promosi sebagai Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Sops Divisi Infanteri (Divif) 1 Komando Cadangan Strategis TNI AD (Kostrad).

Kristomei Sianturi menjelaskan rotasi jabatan tersebut bertujuan membina karier perwira dalam bentuk tour of duty/tour of area.

Baca Juga :  Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun

“Ada 348 orang perwira menengah berpangkat kapten/mayor dalam keputusan tersebut yang mendapatkan promosi/mutasi (tour of duty/tour of area),” kata Kadispenad.

Ia menyampaikan Mayor Teddy akan resmi bertugas di posisi barunya itu usai serah terima jabatan dengan pendahulunya.

Untuk diketahui, Mayor Inf. Teddy Indra Wijaya mengawali karier militernya sejak 2011 usai lulus dari Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah.

Teddy, yang masuk dalam kecabangan Korps Infanteri, memulai kariernya di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD.

Lima tahun kemudian, Teddy, yang pada saat itu menyandang pangkat Letnan Satu, lanjut bertugas sebagai asisten ajudan Presiden Joko Widodo pada 2014–2019.

Setelah menjadi asisten ajudan Presiden Jokowi selama lima tahun, Teddy, melanjutkan pendidikannya di US Army Ranger School di Fort Benning, Amerika Serikat.

Kemudian, ia meraih gelar sebagai lulusan terbaik dengan dua penghargaan, yakni Commandant List Award dan Gold APFT (Army Physical Fitness Test). Di Fort Benning, Teddy memenuhi kualifikasi sebagai pasukan elite Angkatan Darat AS.

Baca Juga :  Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Dari AS, Teddy, yang pada saat itu berpangkat kapten, kembali ke Jakarta dan mengawali tugasnya sebagai ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sejak tahun 2020.

Dalam waktu kurang lebih empat tahun, Mayor Teddy mendampingi Prabowo dalam berbagai kegiatannya sebagai menteri ataupun saat Prabowo berkampanye sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

Tetapi, tugasnya sebagai ajudan akan menemui akhir, Mayor Teddy akan kembali ke satuan, tepatnya di Batalyon Infanteri Para Raider 328/Dirgahayu di Cilodong, yang bernaung di bawah Brigade Infanteri Linud 17/Kujang I Kostrad.

Prabowo, semasa aktif sebagai prajurit berpangkat mayor, pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Para Raider 328/Dirgahayu selama 1987–1991.

Jika nantinya Teddy menjabat sebagai Wadanyonif maka ia akan mengikuti jejak Prabowo pernah bertugas di Yonif Para Raider 328/Dirgahayu, yang berada di bawah Divisi Infanteri 1/Kostrad.

 

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB