Gandeng LPP Enter Borneo, Disnakertrans Tawarkan Pelajar di Barsel Magang ke Jepang

- Jurnalis

Kamis, 7 Maret 2024 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur LPP Enter Borneo, Sigit Haryanto (tengah kiri) didampingi President AIC Co. Ltd, Mr. Katsunori Kobayashi (tengah) bersama Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Sahala Junjungan Sitorus Disnakertrans Barsel (pojok kiri) foto atas dan seluruh siswa siswi MAN, SMANsl serta SMKN se Barsel saat mengikiuti sosialisasi program kerja ke Jepang (foto bawah), Rabu (6/3/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Direktur LPP Enter Borneo, Sigit Haryanto (tengah kiri) didampingi President AIC Co. Ltd, Mr. Katsunori Kobayashi (tengah) bersama Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Sahala Junjungan Sitorus Disnakertrans Barsel (pojok kiri) foto atas dan seluruh siswa siswi MAN, SMANsl serta SMKN se Barsel saat mengikiuti sosialisasi program kerja ke Jepang (foto bawah), Rabu (6/3/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Enter Borneo mensosialisasikan tentang program kerja ke luar negeri kepada para pelajar di daerah setempat, yang berlangsung di Aula SMKN 1 Buntok, Rabu (6/3/2024).

Untuk memberikan penjelasan dan pengetahuan tentang program tersebut kepada para pelajar, Disnakertrans Barsel mengundang Direktur LPP Enter Borneo, Sigit Haryanto bersama jajaranya didampingi President AIC Co. Ltd, Mr. Katsunori Kobayashi yang didatangkan langsung dari Jepang.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Sahala Junjungan Sitorus yang mewakili Plt. Kepala Disnakertans Barsel beserta jajarannya, Kepala Sekolah MAN Barsel, Kepala SMAN 1 Dusun Selatan, seluruh Ketua BKK dan Kepala Sekolah serta ratusan lebih siswa siswi SMKN se Kabuapten Barsel.

Sigit Haryanto menerangkan, LPP Enter Borneo yang berkantor pusat di Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, adalah Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Vokasi (LPPBV) dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dengan akreditasi A yang diberikan oleh Badan Akreditasi Nasional dan Pendidikan Non Formal (BAN-PNF) dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

“Kita juga telah menerima anugerah prestasi harapan II dalam ajang apresiasi LKP berprestasi tingkat nasional, dan mendapatkan anugerah prestasi juara 1 apresiasi sebagai LKP yang berprestasi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah,” terang pria yang akrab disapa mas Sigit itu.

Baca Juga :  Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

Ia menuturkan, LPP Enter Borneo merupakan LKP bahasa asing khusunya bahasa Jepang telah bekerjasama dengan AIC perwakilan Indonesia Karir Jepang dan AIC Co. Ltd yang pada tahun lalu mempunyai program pelatihan baru yang diberi nama Specified Skilled Workers (pekerja berketrapilan khusus), dan program tersebut nantinya khusus mengantarkan para peserta untuk dapat bekerja dan berkarir keluar negeri terutama di negeri sakura Jepang.

“Untuk itu kita melakukan sosialisasi ini kepada para pelajar di Kabupaten Barsel untuk merekrut tenaga kerja lokal, sebab, siswa siswi ini usianya masih produktif, siapa tau setelah mereka lulus nanti, mereka berminat mengikuti program pelatihan di LPP Enter Borneo dan berkesempatan untuk dapat bekerja ke Jepang,” tutur Sigit Haryanto.

Sementara itu, Sahala Junjungan Sitorus saat membacakan sambutan Plt. Kepala Disnakertrans Barsel menyampaikan, di era globalisasi sekarang keterampilan seseorang sangat diperlukan khususnya keahlian untuk mengisi pasar kerja yang begitu luas dan sangat ketat tidaklah mudah.

Ia melanjutkan, permasalahan yang sering dihadapi oleh pemerintah pusat, Provinsi maupun Kabupaten adalah persoalan peningkatan kompentensi Sumber Daya Manusia (SDM) hinga dijadikan prioritas pembangunan nasional sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2020-2024.

Baca Juga :  Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Ia menambahkan, salah satu isu faktual yang kerap mengemuka adalah terjadinya kesenjangan dan ketidaksesuaian keterampilan (skill gaps and mismatches) antara tenaga kerja yang dibutuhkan industri dengan tenaga kerja yang disiapkan oleh lembaga pendidikan maupun lembaga pelatihan.

“Merespon masalah itu, LPP Enter Borneo ikut mengambil peran dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing dalam industri kerja dengan memberikan pelatihan yang baik serta maksimal hingga mereka benar-benar mampu menerapkan ilmu yang diterima selama proses pelatihan dengan baik,” ujar pria yang akrab disapa bapak Sahala itu.

Ia mengatakan, melalui sosialisasi program Specified Skilled Workers (pekerja berketrapilan khusus) tersebut, LPP Enter Boneo ingin membantu pemerintah dalam meningkatkan SDM di Kalimantan Tengah khususnya di Kabupaten Barsel supaya semakin baik lagi kedepannya.

“Pemerintah daerah terutama kami Disnakertrans selalu siap mendukung program itu, dengan adanya sosialisasi ini diharapkan seluruh pelajar yang hadir diacara ini dapat mengikutinya dengan semangat dan menyimak dengan baik setiap pembahasan yang di paparkan oleh mentor, agar mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang program kerja dan berkarir ke Jepang ini,” kata Sahala Junjungan Situros. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru