Ketua PHRI Bali Himbau Tidak Promosi Hotel Berlebihan Saat Nyepi

- Jurnalis

Rabu, 6 Maret 2024 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Perayaan Hari Raya Nyepi di Bali adalah momen sakral bagi umat Hindu dan juga menarik minat wisatawan untuk mengunjungi pulau tersebut. Namun, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), menegaskan perlunya menghindari promosi yang berlebihan terkait Nyepi.

Cok Ace menyadari bahwa Nyepi bisa menarik minat wisatawan, tetapi dia berharap promosi yang dilakukan oleh hotel-hotel lebih berfokus pada informasi mengenai perayaan Nyepi di Bali. Hal ini bertujuan agar wisatawan yang datang ke Bali tidak hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk menghormati perayaan Nyepi dengan sepenuh hati.

Baca Juga :  Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bali juga mengeluarkan seruan bersama terkait pelaksanaan Nyepi, di mana salah satu poinnya adalah larangan bagi penyedia jasa akomodasi, hiburan, dan tempat wisata untuk mempromosikan usahanya dengan mencantumkan branding yang berkaitan dengan Hari Suci Nyepi.

Selama Nyepi, hotel-hotel menerapkan pembatasan kegiatan di dalamnya, termasuk larangan terhadap kegiatan yang berpotensi mengundang keramaian atau mengganggu pelaksanaan Nyepi. Namun, di beberapa lokasi, kegiatan untuk wisatawan diarahkan ke hal-hal yang positif seperti menyediakan tempat meditasi khusus, sehingga kegiatan tersebut tetap sesuai dengan tradisi Nyepi dan dapat diterima secara umum.

Baca Juga :  Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

Cok Ace juga menjelaskan bahwa banyak wisatawan, terutama dari luar negeri, tertarik untuk merasakan suasana Nyepi di Bali dan kemudian kembali ke negara asalnya pada hari berikutnya. Mereka datang dengan tujuan untuk menyembuhkan diri, bermeditasi, dan menghormati perayaan Nyepi, sehingga hotel-hotel di Bali juga menyediakan fasilitas dan suasana yang mendukung untuk kegiatan tersebut selama Nyepi.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru