1TULAH.COM – Ada banyak faktor yang dapat memicu peningkatan kadar asam lambung, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Meskipun asam lambung biasanya membantu dalam pencernaan makanan, kadar yang terlalu tinggi dapat menghasilkan masalah seperti refluks asam atau GERD, yang sering kali disebut sebagai penyakit asam lambung.
Menurut mantan presiden American College of Gastroenterology, Lawrence Schiller, MD, peningkatan kadar asam lambung terkadang terjadi secara alami dan tidak perlu dikhawatirkan, mungkin disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman berlebihan. Namun, jika kondisi ini menjadi semakin parah, penanganan segera diperlukan. Perubahan gaya hidup, seperti mengurangi porsi makan dan menurunkan berat badan, dapat membantu mengatasi masalah ini.
Beberapa faktor pemicu peningkatan asam lambung meliputi konsumsi makanan dan minuman tertentu, seperti makanan tinggi lemak, coklat, makanan pedas, makanan asam, dan minuman berkarbonasi. Obesitas juga dapat menjadi penyebab peningkatan asam lambung dan GERD, terutama obesitas sentral yang menyebabkan penumpukan lemak di sekitar perut. Berbaring setelah makan, terutama setelah makan dalam porsi besar, juga dapat meningkatkan risiko refluks asam. Merokok dan stres juga diketahui dapat meningkatkan asam lambung, karena keduanya dapat merusak sistem pencernaan dan memperparah kondisi tersebut.
Penulis : Laili Rukhmina





![Sherina Munaf ceritakan pengalaman ikut bantu padamkan karhutla di Kalteng [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/serina-karhutla-360x200.jpg)


![ILUSTRASI: Sejumlah calon penumpang pesawat beraktivitas di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. [Antara/Azmi Samsul Maarif]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/krakatau-bandara-225x129.jpg)








![ILUSTRASI: Sejumlah calon penumpang pesawat beraktivitas di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. [Antara/Azmi Samsul Maarif]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/krakatau-bandara-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

