Reaksi KPAI Terkait Aksi Perundungan Dituding Libatkan Anak Artis

- Jurnalis

Rabu, 21 Februari 2024 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan

Seorang pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan "Stop Bullying" dalam peringatan Hari Perempuan Sedunia di Banda Aceh. (Foto dok: AFP/Chaideer Mahyuddin)

1TULAH.COM – Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI melakukan inspeksi langsung terhadap lokasi perundungan di Binus School Serpong, Tangerang Selatan.

KPAI mendatangi Warung Ibu Gaul, tempat berkumpulnya Geng Tai dan di mana insiden perundungan yang melibatkan anak artis terjadi.

Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini, menjelaskan bahwa bersama rekan-rekannya, mereka bertekad untuk memverifikasi lokasi warung yang terletak jauh dari sekolah tersebut.

“Kami ke warung ini ingin melihat dan mengonfirmasi dari laporan katanya warung ini jauh, ternyata memang cukup dekat dari sekolahan,” ungkap Diyah di Warung Ibu Gaul, BSD, Tangerang Selatan, Rabu (21/2).

Baca Juga :  Pelantikan Kepala BRAN Menuai Kritik: Penunjukan Komjen Dedi Prasetyo Dinilai Bermasalah

Selanjutnya, KPAI saat ini mengutamakan pengawasan terhadap hak-hak pendidikan anak-anak yang terlibat dalam kasus ini, termasuk korban dan pelaku.

“Kami sekarang ini fokus untuk memastikan adanya hak-hak pendidikan bagi korban dan pelaku,” jelasnya.

KPAI juga mengakui bahwa sekolah telah sangat kooperatif dalam menangani kasus perundungan ini, terutama dengan adanya Satgas Tindak Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di dalamnya.

“Soal perundungan di sekolah, KPAI ingin memastikan apakah satgas TPPK itu sudah terbentuk, karena menurut Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023 harus ada dan ternyata sekolah ini sudah ada,”

Baca Juga :  Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

“Seperti sekarang ini sekolah bisa menerima menurut saya sudah menjadi hal yang bagus ya,” terangnya lagi.

Saat ini, KPAI telah melakukan pertemuan langsung dengan korban dan pelaku. Mereka juga berharap agar sekolah tetap kooperatif agar kasus ini dapat diselesaikan dengan cepat.

“KPAI sudah bertemu dengan korban, jelas ada trauma dari korban. Kalau sekolah agar kooperatif dan akan cepat selesai kasusnya,” tuturnya.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara
KPK Usut Laporan PCNU Sekadau Soal Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU
DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten
Usut Dana Hibah KPU, Kejari Mura Sita Sejumlah Dokumen
Ribuan Warga Antarkan Nadalsyah, Bupati Mura Heriyus Turut Hadir
Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun
MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres
Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:48 WIB

KPK Usut Laporan PCNU Sekadau Soal Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:39 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Ribuan Warga Antarkan Nadalsyah, Bupati Mura Heriyus Turut Hadir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:40 WIB

MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:17 WIB

DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Penahanan Ijazah Resmi Dilarang!

Berita Terbaru