Dampak Anak Susah Makan Hanya Mau Minum Susu, Ini kata Dokter Spesialis

- Jurnalis

Sabtu, 3 Februari 2024 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak minum susu. (Freepik/jcomp)

Ilustrasi anak minum susu. (Freepik/jcomp)

1tulah.com – Tantangan bagi orangtua karena anak tidak mau makan dan hanya ingin minum susu. Sebab Mencukupi kebutuhan nutrisi anak adalah kewajiban orang tua.

Karenanya, selain memberikan air susu ibu (ASI) ekslusif, anak berusia lebih dua tahun perlu diberi makanan pendamping ASI (MPASI).

Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak RS Pondok Indah, dr. Radhian Amandito membenarkan kerap menemukan kondisi anak tidak mau makan, tapi hanya mau minum susu, dengan tegas kebiasaan itu tidak boleh diteruskan karena sangat tidak sehat.

“Jadi kalau secara umum (tidak mau makan hanya minum susu) itu nggak boleh. Ini karena ada komposisi makanan lain yang harus dipenuhi, khususnya pemenuhan gizi makro seperti kaborhidrat, protein, dan lemak. Ketika hanya diberikan susu yang banyak hanya proteinnya, tapi kalorinya tidak tercapai,” ujar dr. Radhian dalam acara Ngopi Susu di Soulfull Hub, Kamis (1/2/2024).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Tapi dr. Radhian tidak menampik ada beberapa kondisi anak tidak nafsu makan, dan hanya mau minum air. Contohnya seperti batuk, pilek, hingga demam umumnya anak enggan membuka mulutnya.

“Dalam kondisi inilah diperbolehkan minum susu, daripada air tanpa nutrisi. Jadi antara susu dan air, maka lebih baik susu karena ada kandungan proteinnya,” jelas dia.

Apalagi kata dr. Radhian, berkat kandungan lemak pada susu juga bisa mencegah kondisi hipoglikemi atau kadar gula atau glukosa yang rendah, akibat anak tidak mau makan.

“Jadi susu bisa jadi subtitusi saat anak tidak mau makan. Jadi nih daripada anak dehidrasi terus mau digantikan susu itu boleh,” paparnya.

Tapi kondisi ini tidak boleh dibiarkan terus menerus, terlebih anak dengan kondisi normal atau tidak sakit. Orangtua juga harus pintar menyudahi gerakan tutup mulut atau GTM di waktu makan anak, dengan berbagai kegiatan kreatif.

Baca Juga :  Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

“Kalau anak GTM, lalu orangtua sedang cari solusi menyudahinya di proses transisi itu, sambil cari cara agar anak mau makan, susu tetap boleh diberikan,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam situs resminya Kementerian Kesehatan menyebutkan Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Alhasil mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Namun bukan hanya sekadar minum susu, mencegah stunting juga bisa dilakukan dengan mengatur dan memperbaiki pola makan anak, kshususnya dengan panduan Isi Piringku dari Kemenkes, yang terdiri dari anak-anak dalam masa pertumbuhan, memperbanyak sumber protein hewani sangat dianjurkan, di samping tetap membiasakan mengonsumsi buah dan sayur. (suara.com).

Sumber Berita : suara.com

Berita Terkait

Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam
Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap
Pihak Ferdy Sambo Bantah Temuan Ombudsman Soal Fasilitas Sel Mewah di Lapas Cibinong
Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an
Diduga Peras Indomaret hingga Minta Diskon Rumah 70 Persen, Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi
DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang
Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026 Adalah Hoaks
Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 09:14 WIB

Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam

Sabtu, 26 September 2026 - 05:15 WIB

Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap

Sabtu, 26 September 2026 - 05:04 WIB

Pihak Ferdy Sambo Bantah Temuan Ombudsman Soal Fasilitas Sel Mewah di Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

Jumat, 25 September 2026 - 13:45 WIB

DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang

Jumat, 25 September 2026 - 13:19 WIB

Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026 Adalah Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 06:10 WIB

Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus

Jumat, 25 September 2026 - 05:40 WIB

Gandeng BRIN dan Ilmuwan, BPGMN Siapkan AI dan Teknologi Water Injection Cegah Karhutla

Berita Terbaru