Sikapi Hasil Survei yang Unggulkan Prabowo-Gibran, Megawati ke TPN Ganjar-Mahfud: Jangan Percaya

- Jurnalis

Sabtu, 6 Januari 2024 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri. Foto:Istimewa

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri. Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri meminta para tim pemenangan pasangan Ganjar-Mahfud agar jangan terlalu terpengaruh terhadap hasil-hasil survei, terutama yang memenangkan pasangan Prabowo-Gibran.

Megawati justru meminta tim pemenangan agar fokus untuk memantau potensi pelanggaran atau kecurangan di Pemilu 2024, salah satu caranya adalah dengan mendokumentasikan setiap kecurangan yang ditemukan. Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mengatakan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpesan kepada jajaran timsukses agar tak percaya dengan hasil survei dari lembaga survei sekarang.

Todung meminta tim hukum Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud untuk terus aktif melakukan pemantauan potensi pelanggaran atau kecurangan di Pemilu 2024.

Baca Juga :  Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Hal itu disampaikan Todung dalam acara Bimbingan Teknis Pelaporan dalam Tahapan Pemilu Presiden di Posko Pemenangan Cawapres Mahfud, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (4/1/2024).

“Mendokumentasi itu penting. Kenapa? Karena semalam saya hadir rapat dengan Ibu Mega, dengan ketua partai pengusung Ganjar-Mahfud. Ibu Mega mengatakan begini, ‘eh jangan percaya dengan survei. Survei itu kita bukan di atas loh, selalu paslon nomor 2 yang menjadi urutan pertama. Tapi dengarkan denyut nadi, suara di akar rumput’,” kata Todung.

Baca Juga :  Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas

Menurutnya, tim pemenangan Ganjar-Mahfud terutama di daerah harus bisa mendengarkan suara akar rumput. Jika terus begitu, kata dia, bukan tidak mungkin Ganjar-Mahfud bisa menang satu putaran Pilpres.

“Sangat optimistis. Kalau kita, teman-teman di daerah dan mungkin yang ikut dengan Pak Ganjar, Pak Mahfud, saudara Firman pernah ikut dengan Pak Ganjar, Luthfi juga dengan Pak Ganjar. Kita bisa merasakan denyut nadi rakyat Indonesia yang ingin pemimpinnya yang betul-betul mewakili hati nurani mereka,” ujarnya. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi
Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?
Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri
Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng
DAD Bartim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Kesiapan Pelantikan Pengurus di 10 Kecamatan
Skandal Korupsi PT AKT: Kejaksaan Agung Tetapkan 3 Tersangka Baru, Libatkan Eks Kepala Syahbandar Rangga Ilung
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 05:24 WIB

Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi

Sabtu, 25 April 2026 - 05:14 WIB

Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?

Sabtu, 25 April 2026 - 05:02 WIB

Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri

Jumat, 24 April 2026 - 08:56 WIB

Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng

Jumat, 24 April 2026 - 07:28 WIB

DAD Bartim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Kesiapan Pelantikan Pengurus di 10 Kecamatan

Jumat, 24 April 2026 - 07:07 WIB

Skandal Korupsi PT AKT: Kejaksaan Agung Tetapkan 3 Tersangka Baru, Libatkan Eks Kepala Syahbandar Rangga Ilung

Jumat, 24 April 2026 - 06:57 WIB

Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas

Berita Terbaru