Kaesang Persilakan Ade Armando Keluar dari PSI, Buntut Dinasti Politik DIY

- Jurnalis

Kamis, 7 Desember 2023 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran pengurus Partai Solidaritas Indonesia (sumber; suara.com)

Jajaran pengurus Partai Solidaritas Indonesia (sumber; suara.com)

1TULAH.COM – Ditegaskan oleh Kaesang Pangarep, selaku Ketum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bahwa PSI merupakan partai yang taat akan konstitusi dan UU menyangkut tentang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ade Armando, dipersilakan Kaesang untuk keluar dari PSI jika tidak mengikuti aturan konstitusi terkait Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), buntut dari pernyataan Ade Armando sebelumnya terkait dinasti politi di DIY.

“Kami partai PSI taat pada aturan konstitusi, apalagi yang menyangkut Daerah Istimewa Yogyakarta,” kata Kaesang di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (6/12/2023) malam.

Bagi seluruh kader partai yang tidak dapat mengikuti UU atau UUD 1945, bahkan terkhusus untuk Ade Armando yang telah menyinggung dinasti di Yogyakarta dipersilakan Kaesang untuk keluar dari PSI.

Baca Juga :  Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027

“Bang Ade atau kader lain yang tidak bisa taat, bisa keluar saja dari PSI,” tegas putra bungsu Presiden Joko Widodo itu.

Kaesang juga menambahkan bahwa dirinya merupakan bagian dari Yogyakarta.

“Saya bagian dari Yogyakarta, saya juga menikah di Yogyakarta, istri saya juga orang Yogya,” katanya.

Sementara itu, Grace Natalie, selaku Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, mengatakan partainya menanggapi secara serius terkait dengan apa yang telah dilakukan oleh salah satu kadernya, yakni Ade Armando.

Baca Juga :  Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

“Jadi, ini masalah yang buat kami perlu ditangani sangat serius. Oleh karenanya, proses di internal partai masih terus berlangsung,” kata Grace di Bangkalan, Jawa Timur.

Menurutnya, teguran keras sudah diberikan oleh Kaesang kepada Ade Armando usai dirinya menyinggung masalah dinasti politik di DIY.

“(Untuk sanksi) masih dirapatkan, tapi sudah ada teguran keras langsung dari Mas Kaesang,” kata Grace.

Terkait hal tersebut, Ade Armando sendiripun sudah membuat video klarifikasi permohonan maaf.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun
Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta
Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap
Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik
Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru
Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla
KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIB

Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap

Rabu, 2 September 2026 - 13:31 WIB

Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

Rabu, 2 September 2026 - 12:43 WIB

Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru

Rabu, 2 September 2026 - 12:12 WIB

Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 12:04 WIB

KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Berita Terbaru