Jelang Nataru 2024, Ketersedian Pangan di Barsel dan Bartim Dipastikan Aman

- Jurnalis

Kamis, 7 Desember 2023 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sutaryo, Kepala Perum KCP Bulog Buntok, saat diwawancarai wartawan dikantornya, Rabu (6/12/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Sutaryo, Kepala Perum KCP Bulog Buntok, saat diwawancarai wartawan dikantornya, Rabu (6/12/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Kantor Cabang Pembantu (KCP) Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Buntok yang membawahi dua wilayah di Kalimantan Tengah yaitu Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dan Barito Timur (Bartim), memastikan ketersedian bahan pangan, terutama beras masih aman.

“Alhamdulillah stok pangan yang ada di gudang kita aman dan cukup hinga Maret 2024 mendatang,” ucap Sutaryo, Kepala KCP Perum Bulog Buntok kepada wartawan saat diwawancarai di Kantornya, Rabu (6/12/2023).

Ia menerangkan, stok beras yang ada di gudang Bulog Buntok kurang lebih 632 ton, dari kemaren sudah masuk 3 konteneir berisi 150 ton beras ditambah besok 2 konteneir 50 ton, kemudian akan masuk lagi delapan kontenair sekitar 200 ton, jadi total semuanya 1.032 ton.

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Sedangkan, lanjutnya, untuk bahan pangan lainnya, seperti gula pasir, pihaknya mendatangkan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Bulog Kalimantan Tengah sekitar 10 ton dan order dari daerah Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) 20 ton, serta daging beku yang ready di kantor Bulog Buntok adalah daging kerbau sekitar 1,4 ton.

“Sementara minyak goreng, kita order di CBU Jakarta 19.800 liter, dan ada juga membeli di daerah Tanjung dengan kemasan botol 1 liter sekitar 20.040 liter, jadi semua stok pangan itu termasuk beras digudang kita cukup untuk menyediakan kebutuhan masyarakat di dua Kabupaten,” terangnya.

Baca Juga :  Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

Ia mengatakan, menjelang perayaan Nataru hingga memasuki tahun 2024 mendatang diharapkan masyarakat dapat terbantu dengan program penyaluran beras SPHP yang terus berjalan melalui mitra penjualan Rumah Pangan Kita (RPK) maupun para pedangan atau pengecer di daerah setempat sesuai dengan HET Rp.57.500 perkemasan 5 kilo.

“Program itu merupakan upaya pemerintah untuk menggerakan roda perekonomian, terutama menjaga stabilisasi harga beras, sehingga ketersediaan beras bisa mencukupi kebutuhan masyarakat khususnya di Barsel dan Bartim,” kata Sutaryo. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun
Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta
Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap
Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik
Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru
Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla
KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIB

Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap

Rabu, 2 September 2026 - 13:31 WIB

Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

Rabu, 2 September 2026 - 12:43 WIB

Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru

Rabu, 2 September 2026 - 12:12 WIB

Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 12:04 WIB

KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Berita Terbaru