Harga Minyak Goreng Pemerintah Akan Dinaikkan, Cetus Kenaikan Minyak Goreng Lainnya?

- Jurnalis

Kamis, 30 November 2023 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga minyak goreng naik? (foto: suara.com)

Harga minyak goreng naik? (foto: suara.com)

1TULAH.COM – Melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng merk MinyakKIta yang awalnya harag Rp. 14.000 menjadi Rp. 15.000 per liternya.

Zulkifli Hasan, selaku Menteri Perdagangan menuturkan saat ini pihak-pihak terkait masih melakukan pembahasan terkait keputusan naiknya harga minyak goreng milik pemerintah tersebut.

Meskipun begitu, Zulkifli mengatakan, HET MinyakKita saat ini berada di harga Rp. 14.000 per liter. Keputusan akhir nantinya akan mempertimbangkan perkembangan inflasi dan harus diadakan rapat terlebih dahulu.

Ia juga menambahkan pihak Kementerian Perdagangan akan tetap mentoleransi harga penjualan MinyakKita dengan harga Rp. 14.500 per liternya jika terjadi.

“Masih ditolerir sepanjang tidak terlalu tinggi,” kata dia.

Dikonfirmasi secara terpisah, Isy Karim, dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag mengatakan pihaknya terus mengkaji kemungkinan terkait kenaikan HET minya goreng, diantaranya mempertimbangkan dampak terhadap pasar.

Ia mengatakan, harga MinyaKita di pasaran relatif bervariasi, tetapi rata-rata sudah menyentuh harga Rp. 15.000 per liter.

Selain itu, dijelaskan juga oleh Isy Karim, walaupun penjualan di atas HET, harganya masih dapat ditoleransi sebab tidak terlalu mahal. Di awal tahun MinyakKita sempat mengalami kelangkaan di pasar tradisional dan harga jualnya pun di atas HET Rp. 14.000 per liter.

Baca Juga :  Video Amien Rais Soal Presiden Prabowo Dihapus Usai Dicap Hoaks, Pemerintah Ingatkan Sanksi UU ITE

Pada bulan Januari, Mendag Zulkifli Hasan sudah mengumumkan cara untuk meningkatkan pasokan dalam negeri (DMO) Minyakita sebesar 50 persen dari 300 ribu ton menjadi 450 ribu ton per bulan sebagai salah satu upaya mengatasi kelangkaan dan fluktuasi harga.

Dampak Kenaikan Harga MinyakKita pada Minyak Goreng

Meskipun dianggap tidak berdampak secara langsung, kenaikan harga minya goreng milik pemerintah ini berpotensi mencetus kenaikan harga minyak goreng lainnya.

Pada bulan September, Tungkot Sipayung, selaku Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (Paspi) mengingatkan pemerintah agar lebih berhati-hati dalam nmenangani isu minyak goreng.

Tungkot berharap, regulator senantiasa bersiap dalam menghadapi kenaikan harga minyak goreng di masa yang akan datang. Ujarnya, sebagai produsen minyak sawit terbesar, Indonesia seharusnya dapat mengantisipasi masalah tersebut.

Selain itu, ia juga berharap semua pihak terkait, pemerintah, pengusaha dan masyarakat harus belajar dari kasus sebelumnya dan dapat melakukan upaya dalam memperbaiki situasi. Ia juga menyoroti perlu adanya fokus dalam penyusunan regulasi dan tata kelola pasar minyak goreng yang efektif.

Baca Juga :  Bantu Atasi Masalah PHK dan Outsourcing, Desk Ketenagakerjaan Polri Diapresiasi Buruh

Indonesia yang dikenal sebagai penghasil dan pengguna minyak sawit terbesar di dunia mempunyai pertumbuhan penduduk dan ekonomi, konsumsi eleofod, khususnya minya goreng yang diprediksi akan mengalami peningkatan secara terus menerus.

Berbagai studi menunjukkan bahwa pasar minyak nabati dunia kemungkinan akan mengalami kelebihan permintaan sampai tahun 2050, yang akan menyebabkan kenaikan harga minyak sawit.

Tungkot memperingatkan, jika tidak ada perubahan kebijakan, Indonesai akan mengalami kelangkaan minyak goreng domestik yang akan terjadi di masa depan.

Tungkot memberikan solusi untuk membagi tanggung jawab, dengan korporasi swasta fokus pada ekspor untuk mendapatkan devisa, sementara untuk BUMN seperti PTPN, ID Food, dan Bulog bertanggung jawab terutama pada penyediaan minyak goreng untuk masyarakat menengah-bawah.

Kenaikan harga minyak nabati dunia, termasuk minyak sawit, dapat menciptakan dilema antara mengekspor untuk mencari devisa dan memastikan pasokan domestik.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Prabowo Kumpulkan Kepala PPATK di Hambalang: Evaluasi Ketat Aliran Dana Negara
PPIH Imbau Jamaah Haji Gunakan Jasa Kursi Roda Resmi
Polri Bongkar Kasus Dugaan Penyalahgunaan Elpiji Subsidi di Klaten
Polisi Ciduk Warung Sembako Jual Obat Keras di Kalideres
DPRD Kalteng Soroti Nasib Pendidikan di Wilayah Pelosok pada Momentum Hardiknas
Isu Menkeu Purbaya Sakit di Media Sosial, Wamenkeu: Insyaallah Sehat, Doakan Saja
Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah Rp17.346 per Dolar AS: “Perfect Storm” Hantam Ekonomi Nasional
Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 06:20 WIB

Prabowo Kumpulkan Kepala PPATK di Hambalang: Evaluasi Ketat Aliran Dana Negara

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:37 WIB

PPIH Imbau Jamaah Haji Gunakan Jasa Kursi Roda Resmi

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:36 WIB

Polri Bongkar Kasus Dugaan Penyalahgunaan Elpiji Subsidi di Klaten

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:21 WIB

DPRD Kalteng Soroti Nasib Pendidikan di Wilayah Pelosok pada Momentum Hardiknas

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Isu Menkeu Purbaya Sakit di Media Sosial, Wamenkeu: Insyaallah Sehat, Doakan Saja

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:01 WIB

Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah Rp17.346 per Dolar AS: “Perfect Storm” Hantam Ekonomi Nasional

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:21 WIB

Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:58 WIB

Bukan Sekadar Saran Teknis, Prof. Suparji Sebut Rekomendasi Konsultan Chromebook Fatal secara Hukum

Berita Terbaru

Fahmi R Kubra

Muara Teweh

Menanam Jiwa, Bukan Sekadar Mencetak “Onderdil” Industri

Senin, 4 Mei 2026 - 06:30 WIB

Ilustrasi Haji dan Umrah

Nasional

PPIH Imbau Jamaah Haji Gunakan Jasa Kursi Roda Resmi

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:37 WIB