Polres Barut Bantah Keterlibatan Pihak Lain, Perkara Pembunuhan di Perbatasan Kalteng- Kaltim

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar hoak yang beredar di media sosial, di bantah pihak Polres Barito Utara.

Kabar hoak yang beredar di media sosial, di bantah pihak Polres Barito Utara.

1TULAH.COM, Muara Teweh – <araknya informasi sesat di media sosial terkait perkembangan kasus pembunuhan satu keluarga di perbatasan Kalimantan Tengah – Kalimatan Timur mendapat perhatian serius Polres Barito Utara.

Pasalnya, informasi yang menyebar luas sejak dua minggu ini menyesatkan, bohong atau hoaks. Informasi disampaikan jauh dari fakta temuan polisi. Selain itu sumber berkompeten disampaikan tanap sumber resmi.

Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto melalui KASI Humas Polres Barito Utara, IPTU Novendra dikonfirmtai , “Kami imbau masyarakat tidak termakan informasi bohong, ini meresahkan. Apa yang disampaikan akun-akun di medsos merupakan informasi dibuat-buat untuk menggiring opini ke arah yang salah, tanpa konfirmasi, cek dan ricek,” kata Iptu Novendra, Sabtu 2 Mei 2026.

Saat ini semua pelaku berjumlah empat orang, LK, PS, SA dan SPN alias MN yang sempat buron sudah berhasil ditahan di rutan Polres Barito Utara.

Sementara informasi yang beredar di medsos, para pelaku disebutkan sudah ditahan di kepolisian Kaltim, dan berjumlah lima orang.

“Kita tidak ingin masyarakat salah memahami kasus ini. Informasinya yang beredar mengatakan adanya keterlibatan pihak korporasi seperti PT Timber Dana menjadi dalang kasus ini. Dan kami pastikan kabar itu tidak benar atau hoax,” ujar IPTU Novendra.

Baca Juga :  Pelepasan Jemaah Haji Barito Utara Berlangsung Khidmat, Bupati Shalahuddin Sampaikan Pesan

Ia menegaskan, kasus ini dipicu perselisihan lama yang berulang diantara kedua keluarga, hingga puncaknya terjadi perencanaan pembunuhan oleh para pelaku akibat dipicu caci maki korban kepada orang tua para pelaku di waktu sebelum kejadian.

Lebih jauh, IPTU Novendra menjelaskan, pembunuhan ini disebabkan awal mula adanya penutupan jalan oleh korban untuk keluar masuk ke lahan kebun milik pelaku, sehingga pelaku tidak dapat lagi keluar leluasa seperti biasanya.

Lalu, sebelum hari kejadian, Jumat (17/4), para pelaku ini LK dan SA bersama orang tuanya mendatangi pondok korban untuk meminta penjelasan alasan kenapa dilakukan penutupan.

“Di hari Jumat itu, pelaku dan korban terjadi cekcok, di situ korban mencaci maki orang tua pelaku,” terang IPTU Novendra.

Sepulang dari pondok itu, akhirnya, dua pelaku ini menghubungi keluarganya. dan pelaku lain inisial PS dan MN untuk membantu permasalahan ini.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Keluarga di Perbatasan Kalteng-Kaltim

“Saat itu lah, para pelaku ini hari Minggu 19 April di hari kejadian datang kembali ke pondok dan melakukan pembunuhan berencana ini,” jelas Iptu Novendra.

Sehingga, Novendra berharap masyarakat tidak termakan informasi yang tersebar menyebutkan asumsi adanya perebutan lahan dan keterlibatan perusahaan, atau sebagainya yang dikaitkan dengan tragedi berdarah hilangnya nyawa satu keluarga asal Desa Benangin ini.

“Jadi sebenarnya motif itu memang terjadi karena sakit hati disebabkan caci makian oleh salah satu korban kepada orang tua pelaku. Tidak ada karena perebutan lahan atau seperti yang disebarkan di media sosial,” kata Iptu Novendra.

Ia pun mengingatkan akun akun medsos yang menyebarkan berita bohong terkait kasus pembunuhan ini dapat dikenakan sanksi UU ITE dan pidana.

“Kami harap masyarakat menunggu informasi resmi yang kami keluarkan, karena kasus ini bergulir di Polres Barito Utara dan para pelaku juga sudah ditahan. Jika ada perkembangan kasus lebih lanjut maka kami akan sampaikan,” tutupnya.(*)

Berita Terkait

Pelepasan Jemaah Haji Barito Utara Berlangsung Khidmat, Bupati Shalahuddin Sampaikan Pesan
Fakta Baru: Insiden Mano Pernah Tampar Ono di 2025, Menjadi Latar Belakang Kasus Pembunuhan di Perbatasan
Motif Sakit Hati Jadi Pemicu Pembunuhan Sadis di Perbatasan Kalteng-Kaltim
Polisi Tangkap Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Keluarga di Perbatasan Kalteng-Kaltim
Bupati Shalahuddin Borong Tiga Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana Kalteng
Satresnarkoba Polres Barut Berhasil Amankan Kasus Narkotika di Lanjas
Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026, Bupati Shalahuddin Tekankan Otonomi Daerah sebagai Kunci Masa Depan Indonesia Emas
LPB Hatapa Perkuat UMKM Binaan Tingkatkan Kualitas Lewat Pelatihan GMP

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:43 WIB

Polres Barut Bantah Keterlibatan Pihak Lain, Perkara Pembunuhan di Perbatasan Kalteng- Kaltim

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:11 WIB

Pelepasan Jemaah Haji Barito Utara Berlangsung Khidmat, Bupati Shalahuddin Sampaikan Pesan

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:28 WIB

Fakta Baru: Insiden Mano Pernah Tampar Ono di 2025, Menjadi Latar Belakang Kasus Pembunuhan di Perbatasan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:01 WIB

Motif Sakit Hati Jadi Pemicu Pembunuhan Sadis di Perbatasan Kalteng-Kaltim

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:40 WIB

Polisi Tangkap Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Keluarga di Perbatasan Kalteng-Kaltim

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Bupati Shalahuddin Borong Tiga Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana Kalteng

Selasa, 28 April 2026 - 17:24 WIB

Satresnarkoba Polres Barut Berhasil Amankan Kasus Narkotika di Lanjas

Senin, 27 April 2026 - 18:24 WIB

Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026, Bupati Shalahuddin Tekankan Otonomi Daerah sebagai Kunci Masa Depan Indonesia Emas

Berita Terbaru