Viral Rumah Berdiri di Tengah Proyek Tol Cijago Akhirnya Sudah Dibongkar, Sosok Pemilik Terungkap

- Jurnalis

Selasa, 25 Juli 2023 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu-satunya rumah yang berdiri kokoh di tengah proyek tol Cinere-Jagorawi (Cijago) seksi 3B di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat. Sumber foto : suara.com

Satu-satunya rumah yang berdiri kokoh di tengah proyek tol Cinere-Jagorawi (Cijago) seksi 3B di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Akhir-akhir ini tengah viral foto sebuah rumah yang berdiri di tengah proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cijago), Depok, Jawa Barat.

Dalam foto yang beredar, terlihat rumah tersebut masih berdiri di tengah proyek yang tak jauh dari Gerbang Tol Limo 2.

Rumah viral itu berada di atas gundukan tanah tinggi, sementara itu di sekelilingnya sudah dibuat jalan tol.

Rumah itu menjadi satu-satunya yang berdiri saat proses pengerjaan Jalan Tol Cijago seksi 3B.

Hal ini lantas memicu pertanyaan soal siapa pemiliknya.

Lalu, apa pula alasannya tidak dibongkar secara bersamaan dengan rumah-rumah lainnya?

Pemilik Satu Rumah di Tol Cijago

Dikatakan oleh seorang warga RT 02 RW 02 Limo, pemilik dari rumah terakhir itu adalah pria bernama Hengky.

Namun, rumah tersebut sudah kosong sejak enam bulan yang lalu.

Lalu, tidak diketahui pula kemana pindahnya ia dan keluarganya ini.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Pembatasan Pertalite untuk Orang Kaya, Targetkan Kuartil 9 dan 10

Sementara itu, sumber lainnya menyebut bahwa rumah yang berdiri di tengah Tol Cijago itu menyangkut 4 orang.

Urusan pembongkarannya melibatkan ahli waris karena salah satu dari pemilik tanah tersebut diketahui sudah ada yang wafat.

Adapun empat orang itu terdiri dari Imam Tain, Sukartini, Sukardi, dan mendiang Hudoyo.

Total ganti rugi yang diterima sekitar Rp1,4 miliar.

Soal besaran kompensasi ini diketahui tidak ada persoalan atau keberatan dari pihak-pihak yang bersangkutan.

Sebab, nilainya dihitung oleh kantor jasa penilai properti.

Namun, ada permasalahan dari segi yuridis yang mana ahli waris seringkali tertukar.

Meski begitu, penyerahan uang ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek Tol Cinere-Jagorawi berjalan mulus.

Pemberian kompensasi secara menyeluruh diserahkan kepada pemegang ahli waris mendiang Hudoyo dengan Nomor Identitas Bidang (NIB) 274.

Kemudian, ada pula mendiang Soepartini Bambang S dengan NIB 289 dan 289 A.

Baca Juga :  Ancaman di Balik Energi Terbarukan: Mengapa PSN Berlabel Hijau Memicu Konflik Agraria?

Untuk ahli waris pemegang NIB 274 diserahkan atas nama Rully Oki Rialto dan Rezki Yuniarti. Sementara pemegang NIB 289/289 A adalah Rezki Yuniarti, Rully Oki Rialto, Tuti Erna Adele Biatrix, Fransky Sukanto, serta Fabby Fabianto Sukanto.

Selanjutnya, ada Fionna Felicia, Ferdy Ferandi, Bambang Setiabudi, Nisa Herlina, Putri Herlina, Muhammad Ikrar Hermandi, Ariyanto Idrajaya, Waluyo Jati, Soegeng Hernowo, serta Partono Hadi. Uang itu diserahkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Jalan Tol Cijago.

Lebih lanjut, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok, Indra Gunawan menjelaskan, pembayaran dilakukan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang merupakan unit organisasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Total biaya ganti rugi yang hampir Rp1,4 miliar itu disesuaikan dengan luas tanahnya, yakni 190 meter persegi.

Sempat terhambat beberapa jam, pada Senin (24/7/2023) malam, rumah tersebut akhirnya dibongkar dan siap dijadikah lahan Tol Cijago.

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik
Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran
Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas
Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026
Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour
Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah
Ancaman di Balik Energi Terbarukan: Mengapa PSN Berlabel Hijau Memicu Konflik Agraria?
Pemerintah Siapkan Pembatasan Pertalite untuk Orang Kaya, Targetkan Kuartil 9 dan 10

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Ancaman di Balik Energi Terbarukan: Mengapa PSN Berlabel Hijau Memicu Konflik Agraria?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Pemerintah Siapkan Pembatasan Pertalite untuk Orang Kaya, Targetkan Kuartil 9 dan 10

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:29 WIB

DPRD Kalteng Sambut Baik Rencana Tambahan TKD Rp20,5 Triliun, Angin Segar Bagi Gaji ASN dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru