6 Tips Kembangkan Bisnis Online di Era Digital

- Jurnalis

Sabtu, 15 Juli 2023 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jualan online (Pexels/Kampus Production)

Ilustrasi jualan online (Pexels/Kampus Production)

1tulah.com – Saat ini membuka bisnis online di era digital bukanlah hal mudah. Sebab, selain kita menampilkan barang bagus dan menarik, penjual harus bisa mengetahui bagaimana cara untuk menggaet hati para pelanggan.

Berjualan secara online tidak langsung instan laku. Hal ini membutuhkan waktu untuk bisa berkembang secara perlahan. Oleh karen

Tak hanya itu, saat ini sudah banyak aplikasi serta e-commerce dengan berbagai fitur yang bisa dimanfaatkan untuk menjual barang. Berbagai perkembangan teknologi itu dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan.

Oleh karena itu, ketika mau membuka bisnis secara online, penting memperhatikan berbagai hal agar bisa menarik perhatian pelanggan. Berikut beberapa tips mengembangkan bisnis online di era digital.

1. Tampilan produk yang menarik

Foto produk yang ditampilkan harus menarik. Hal ini karena foto produk menjadi impresi pertama bagi para pelanggan. Untuk Itu, penjual harus membuat etalase produknya menarik. Usahakan, foto produk dibuat seunik mungkin serta eye-catching.

2. Perluas wawasan tentang meningkatkan trafik penjualan

Baca Juga :  Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Penjual harus juga memiliki wawasan mengenai bagaimana cara meningkatkan trafik penjualan. Biasanya hal ini berkaitan dengan penggunaan kata kunci, nama merek, kategori produk, dan lain-lain. Penting juga mendeskripsikan produk dengan jelas sehingga pelanggan bisa paham dan mengerti. Untuk menjalani semua hal tersebut, dibutuhkan wawasan dari penjual sehingga tidak menyulitkan pelanggan.

Selain itu, biasanya di media sosial atau e-commerce memiliki berbagai fitur agar produknya bisa dilihat banyak orang. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh penjual.

3. Fokus untuk membuat ulasan positif produk dari pelanggan

Ketika ada pembeli, penjual harus bisa memberikan kesan yang baik. Ini akan berpengaruh pada ulasan yang diberikan. Jika ulasannya baik, itu akan membuat kepercayaan semakin tinggi. Ulasan yang baik ini juga yang membuat penilaian toko menjadi bagus sehingga membuat para pembeli lainnya percaya. Untuk mendapatkan ulasan ini juga bisa dengan pemberian diskon, gratis ongkos kirim, dan lain-lain.

4. Manfaatkan fitur live streaming untuk melibatkan pelanggan lebih dekat

Cara lain untuk bisa sukses berjualan online di era digital yaitu memanfaatkan live streaming. Saat ini sudah banyak media sosial serta e-commerce yang menyajikan fitur live streaming. Fitur ini bisa jadi sarana promosi para penjual sekaligus jadi metode agar lebih dekat dengan pembeli. Penjual juga bisa menjelaskan produk yang dijualnya sehingga pembeli lebih jelas memahaminya.

Baca Juga :  Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

5. Perluas pasar dan tambah penjualan melalui program affiliate

Menggunakan program affiliate juga menjadi cara untuk memperluas pasar. Program ini yaitu memberikan kesempatan kepada individu, termasuk penjual online, untuk mendapatkan komisi dari hasil penjualan melalui link yang disebar di media sosial ataupun aplikasi pesan singkat. Hal ini akan memberikan keuntungan karena pasarnya menjadi lebih luas.

6. Jangan berhenti untuk terus belajar dan berusaha

Untuk berjualan secara online tidak langsung instan laku. Hal ini membutuhkan waktu untuk bisa berkembang secara perlahan. Oleh karena itu, jangan mudah menyerah dan berhenti. Usahakan untuk tetap belajar dan berusaha mengembangkan usahanya.

Berita Terkait

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober
Tembus Rp115,25 Triliun! Haji Isam Borong 30 Persen Saham Bayan Resources (BYAN)
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Minggu, 20 September 2026 - 05:20 WIB

Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

Jumat, 18 September 2026 - 07:59 WIB

Tembus Rp115,25 Triliun! Haji Isam Borong 30 Persen Saham Bayan Resources (BYAN)

Berita Terbaru