Perseteruan Dewi Perssik vs Pak RT, Berawal dari Drama Sapi Kurban hingga Muncul Isu Biaya Administrasi Rp100 Juta

- Jurnalis

Sabtu, 1 Juli 2023 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewi Perssik saat mediasi soal sapi kurban dengan Pak RT. [Suara.com/ Adiyoga Priyambodo]

Dewi Perssik saat mediasi soal sapi kurban dengan Pak RT. [Suara.com/ Adiyoga Priyambodo]

1TULAH.COM-Jagad hiburan tanah air digejutkan dengan perseteruan antara Ketua RT dengan aktres Dewi Perssik saat momentum Idul Adha 1444H lalu.

Sejauh ini, belum diketahui siapa yang benar maupun yang salah. Namun, perseteruan ini, sempat menjadi trending topik di sejumlah platform media sosial, terutama TikTok.

Lantas bagaimanakah sebenarnya awal mula kejadiannya?

Hari Raya Kurban yang sejatinya menjadi ajang berbagi justru membawa polemik bagi Dewi Perssik. Pasalnya, Dewi Perssik mengaku mengalami kejadian kurang menyenangkan karena sapi kurbannya ditolak oleh RT di tempat tinggalnya.

Menurut Dewi Perssik, hewan kurbannya ditolak Ketua RT 4 RW 6 Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Hal itu dibongkar oleh Dewi Perssik melalui media sosial.

Kronologi hewan kurban Dewi Perssik ditolak pun ramai jadi sorotan. Lalu ada juga kabar selentingan jika Depe diminta untuk membayar uang Rp100 juta.

Lantas bagaimana sebenarnya kronologi hewan kurban Dewi Perssik ditolak? Berikut rinciannya.

  1. Awal Mula Perselisihan

Dewi Perssik lewat Instagram menceritakan bawah sapi kurbannya ditolak oleh ketua RT. Hal itu bermula ketika dirinya menitipkan sapi kurbannya ke masjid di lingkungan tempat tinggalnya.

Ia memasrahkan sapi itu ke seorang Ustaz lantaran ia tak bisa mengurus sapi tersebut di rumah. Dewi mengaku bukannya ia tak ingin mengurus di rumah, tapi karena di rumahnya hanya ada ART saja.

Baca Juga :  KPK Periksa 4 Direksi Perusahaan dalam Kasus Dugaan Korupsi Bupati Tulungagung Nonaktif

Depe kemudian menyebut sapinya akan disembelih di tempat lain. Sementara daging kurbannya akan dibagikan pada warga masjid sekitar masjid tempat ia menitipkan hewan kurban. Ia juga sudah meminta data warga penerima daging kurban.

  1. Biaya Administrasi

Namun ada selentingan mengenai biaya administrasi yang harus Dewi Perssik keluarkan. Mendengar hal itu dari mulut ART, Dewi Perssik pun heran. Bahkan ketika sapinya akan diangkut dan dinaikan ke truk, Dewi Perssik merasa Pak RT meminta dibayar Rp100 juta jika ingin dibantu.

  1. Hewan Kurbannya Ditolak

Rupanya pihak RT pun tersulut emosi karena keputusan Dewi Perssik yang sudah menitipkan hewan kurbannya tapi lalu diangkut lagi untuk disembelih di tempat lain. Menurut Dewi Perssik, ketua RT malah mengucap jika warganya tak butuh daging karena sudah banyak daging. Hal itu membuat Dewi Perssik meradang

  1. Mediasi Tak Buahkan Hasil

Dewi Perssik menceritakan keluh kesahnya di media sosial hingga ramai. Setelah itu, Dewi Perssik pun bertemu dengan pihak Ustaz yang ia titipi hewan serta ketua RT dan pengurus. Dalam mediasi yang diunggah di akun TikToknya terlihat bahwa baik Depe maupun ketua RT sama-sama tersulut emosinya.

Baca Juga :  Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Pihak ketua RT tidak membantah bahwa ia memang mengatakan jika warga tak butuh daging karena dagingnya banyak. Namun, salah seorang pengurus tampak mencoba meluruskan masalahnya. Tapi hingga dua video mediasi yang diunggah Dewi Perssik belum ada kejelasan hasil mediasi.

  1. Benang Merah Masalah

Menurut pihak RT, benang merah masalah Dewi dengan ketua RT adalah karena hewan kurban yang sudah dititipkan di masjid tiba-tiba diambil untuk disembelih di tempat lain. Sementara warga sudah mengira jika hewan kurban Dewi Perssik yang dititipkan di sana akan disembelih di sana pula.

Hal inilah yang kemudian memancing emosi ketua RT. Sebab banyak yang terus bertanya kenapa sapinya diambil lagi. Akhirnya lantaran emosi, pihak RT berucap untuk diambil saja hewan kurbannya karena warganya sudah banyak daging.

Sementara itu, sapi kurban Depe akhirnya dibawa ke rumah pemotongan hewan dan sudah selesai dipotong-potong untuk kemudian dibagi-bagikan. Itu tadi kronologi hewan kurban Dewi Perssik ditolak sampai ramai di media sosial. Bagaimana menurutmu? (Sumber:Suara.com)

 

 

 

Berita Terkait

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD
Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!
Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Senin, 20 Juli 2026 - 06:53 WIB

Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:48 WIB

Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:45 WIB

Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak

Berita Terbaru