Pj. Bupati Barsel Kukuhkan FKUB Barsel Masa Bakti 2023-2028, Pesannya Pererat Kerukunan Umat Beragama

- Jurnalis

Sabtu, 20 Mei 2023 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lisda Arriyana, Pj. Bupati Barsel (kiri) saat mengukuhkan pengurus FKUB Kabupaten setempat masa bakti 2023-2028, di Buntok, Sabtu (20/5/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Lisda Arriyana, Pj. Bupati Barsel (kiri) saat mengukuhkan pengurus FKUB Kabupaten setempat masa bakti 2023-2028, di Buntok, Sabtu (20/5/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Pj.Bupati Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Lisda Arriyana mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Barsel masa bakti 2023-2028, di GPU Jaro Pirarahan, jalan Pelita Raya, Buntok, Sabtu (20/5/2023).

Pj. Bupati menuturkan, pengukuhan FKUB tersebut dilaksanakan sebagaimana ketentuan pasal 10 ayat 2 Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 8 dan 9, tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan FKUB, dan Pendirian Rumah Ibadat.

“Sebab, dengan keberadaan agama dan kepercayaan yang ada di masyarakat kita, bukan saja menjadi potensi dan aset pembangunan, tapi juga mampu menjadi potensi menghancurkan pembangunan serta persatuan bangsa kita,” tuturnya.

Ibu Pembangunan Barsel ini menyampaikan, kepada seluruh lapisan masyarakat agar mengutamakan musyawarah, dalam menjaga dan mempererat kerukunan umat beragama, serta mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga :  Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

“Sebab FKUB merupakan forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh Pemerintah, baik Pusat maupun daerah untuk mengemban tugas secara bersama-sama, dalam rangka membangun, menjaga, memelihara dan memberdayakan umat beragama, sehingga terciptanya kerukunan umat beraga dan kesejahteraan bersama,” ujar Lisda.

Ia menerangkan, lembaga FKUB bukan lembaga sosial keagamaan dan bukan pula organisasi kemasyarakatan, seperti MUI, Muhammadiyah, NU, PHD, PHDI dan organisasi lainya, dimana ketentuan operasionalnya diatur dalam AD/ART masing-masing.

Ia melanjutkan, berhimpunnya para tokoh dan pemuka agama dalam FKUB tersebut mempunyai arti tersendiri dan tentunya akan memenuhi harapan semua orang, yang senantiasa menginginkan rasa pengertian dan toleransi antar umat beragama secara bersama-sama.

Lisda menambahkan, mengingat pembentukan FKUB tersebut merupakan suatu kebutuhan yang penting dan strategis, baik ditingkat lokal, terutama di Kabupaten Barsel dalam upaya pemberdayaan umat beragama dapat terlaksana dengan baik dan terhindar dari konflik.

Baca Juga :  Selamat, Pecatur Muda Murung Raya Raih Juara 3 Nasional

Ia mengatakan, FKUB ini merupakan forum koordinasi umat beragama yang didalam kepengurusannya adalah berbagai tokoh-tokoh lintas agama yang ada di Kabupaten Barsel.

Dengan harapan bisa merangkul, mempererat, membangun, menjaga, memelihara dan memberdayakan umat beragama, dalam rangka menjaga kerukunan dan kesejahteraan bersama.

“Untuk itu saya sangat berharap agar FKUB Kabupaten Barsel mampu memberikan masukan yang positif kepada pemerintah daerah supaya kita dapat terhindar dari berbagai konflik, sebab dengan kondusifnya kehidupan masyarakat, maka pembangunan dan kemajuan daerah dapat kita capai dengan lebih cepat,” kata Lisda Arriyana. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar
Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?
Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur
Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Selasa, 3 November 2026 - 05:33 WIB

Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Berita Terbaru