Viral Usai Kritik Lampung Tidak Maju-maju, Ayah TikToker Awbimax Reborn Dipanggil Bupati Lampung Timur dan Ibu Didatangi Polisi

- Jurnalis

Sabtu, 15 April 2023 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiktoker Awbimax bongkar alasan Lampung tidak maju-maju. Orang tua Bima di Lampung Timur didatangi polisi. Sumber foto : sumatera.suara.com

Tiktoker Awbimax bongkar alasan Lampung tidak maju-maju. Orang tua Bima di Lampung Timur didatangi polisi. Sumber foto : sumatera.suara.com

1TULAH.COM – Pasca mengkritik kondisi Provinsi Lampung di media sosial, pemilik akun TikTok Awbimax Reborn, Bima Yudho Saputro menyebut jika ayahnya dipanggil oleh Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo.

Diketahui, ayah Bima Yudho Saputro ternyata merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan pangkat golongan III.

Hal itu diungkapkan oleh Bima Yudho Saputro dalam unggahan instastory di akun Instagramnya @awbimax pada Jumat (14/4).

Dia mengatakan bahwa rumah Bimo Yudho di Desa Ratna Daya, Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur, didatangi aparat kepolisian dari polsek setempat.

“Hari ini bokap gua itu dipanggil sama Bupati Lampung Timur, terus ada juga polisi dari kecamatan gua dateng kayak profiling gitu si polisi ini minta ijazah SD, SMP, SMA, rekening gua semuanya,” kata Bima dalam unggahan instastory tersebut.

Menurut Bimo, gaji dari PNS tidak akan mungkin bisa cukup membiayai dirinya kuliah di luar negeri. Dan kata dia, sang ayah dipanggil Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo buntut kritikannya viral di media sosial.

Baca Juga :  Respons Usulan Menteri HAM, Kapolri Buka Peluang ASN Isi Jabatan Tertentu di Polri

“Dan Hari ini tuh bokap gue dipanggil sama Bupati Lampung Timur. Polisi dari kecamatan datang. Kayak profiling gitu si polisi ini. Profiling minta ijazah SMA rekening gue semuanya,” ujar Bimo.

Yang konyol, kata Bimo, polisi meminta data privasi dirinya. Mulai dari kartu pelajar di Australia hingga kartu debitnya.

Menurut Bimo, gaji dari PNS tidak akan mungkin bisa cukup membiayai dirinya kuliah di luar negeri.

Dan kata dia, sang ayah dipanggil Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo buntut kritikannya viral di media sosial.

“Dan Hari ini tuh bokap gue dipanggil sama Bupati Lampung Timur. Polisi dari kecamatan datang. Kayak profiling gitu si polisi ini. Profiling minta ijazah SMA rekening gue semuanya,” ujar Bimo.

Baca Juga :  Menjelang Vonis, Tim Advokasi Desak Pengadilan Militer Hentikan Perkara Kasus Air Keras Andrie Yunus

Yang konyol, kata Bimo, polisi meminta data privasi dirinya. Mulai dari kartu pelajar di Australia hingga kartu debitnya.

Menurut dia, pihak polisi ingin memastikan apakah benar Bimo Yudho kuliah di Australia murni dibiayai orang tua bukan dari sponsor orang lain.

“Udah tuh gue kirim semuanya sambil minta alamat di mana, gue kirim, semuanya minta alamat address gua di Australia, gue kirim semuanya. Ini mau ngapain sih gue mau dijemput? Gue mau dijemput perkara gue. Sakit banget sumpah,” ujar Bimo.

Bimo mengaku, inti dari pemanggilan sang ayah dan polisi datang ke kantor ibunya adalah meminta agar Bimo Yudho berhenti mengkritik pemerintah di Lampung.

“Bokap gue dibilang sama bupati enggak bisa mendidik salah mendidik anak bla bla bla. Jadi intinya gue itu nggak boleh mengkritik. Intinya gue disuruh berhenti mengkritik lampung,” papar Bimo. (Nova Eliza Putri)

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : sumatera.suara.com

Berita Terkait

Diisukan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Chatib Basri Angkat Bicara
Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi…
Skema Baru Dana Revitalisasi Sekolah Transfer Langsung, DPRD Kalteng: Jangan Paksakan Swakelola Jika Tak Mampu!
Komitmen Pelestarian Lingkungan, PT IMK Tanam Ratusan Pohon
Malam 1 Suro 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal, Makna, dan Ragam Tradisi Sakralnya
Mengupas Buku ‘Presiden Solusi’: Rekam Jejak 108 Kebijakan Nyata 18 Bulan Pemerintahan Prabowo Subianto
Operasi Patuh Jaya Ditunda, Polda Metro Jaya Tetap Lakukan Penindakan
Gubernur DKI Pastikan “Pulau Sampah” di Muara Angke Sudah Dibersihkan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:53 WIB

Diisukan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Chatib Basri Angkat Bicara

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:18 WIB

Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi…

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:54 WIB

Skema Baru Dana Revitalisasi Sekolah Transfer Langsung, DPRD Kalteng: Jangan Paksakan Swakelola Jika Tak Mampu!

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:11 WIB

Komitmen Pelestarian Lingkungan, PT IMK Tanam Ratusan Pohon

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:22 WIB

Malam 1 Suro 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal, Makna, dan Ragam Tradisi Sakralnya

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:47 WIB

Mengupas Buku ‘Presiden Solusi’: Rekam Jejak 108 Kebijakan Nyata 18 Bulan Pemerintahan Prabowo Subianto

Senin, 8 Juni 2026 - 21:40 WIB

Operasi Patuh Jaya Ditunda, Polda Metro Jaya Tetap Lakukan Penindakan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:38 WIB

Gubernur DKI Pastikan “Pulau Sampah” di Muara Angke Sudah Dibersihkan

Berita Terbaru

Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Utara

Muara Teweh

Dukungan Masyarakat Menguat untuk Penegakan Peraturan Daerah

Selasa, 9 Jun 2026 - 22:43 WIB

Prediksi posisi Timnas Indonesia vs Mozambik

Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:45 WIB

Pesepak bola Timnas Indonesia Ole Romeny berebut bola dengan pemain Timnas China dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Indonesia melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Olahraga

FIFA Matchday: Ranking FIFA Timnas Indonesia vs Mozambik

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:39 WIB