Bareskrim Ungkap Kasus Judi Online Kedok Trading Beromset Miliaran Rupiah

- Jurnalis

Rabu, 22 Maret 2023 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjend Pol Djuhandhani, R.P., S.H. Sumber foto : pmjnews.com

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjend Pol Djuhandhani, R.P., S.H. Sumber foto : pmjnews.com

1TULAH.COM – Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, mengungkap kasus perjudian berkedok trading, dengan omzet mencapai miliaran Rupiah dalam sebulan.

Terdapat 2 pelaku yang ditangkap dalam kasus judi Online ini
Pengungkapan kasus judi berkedok trading.

Tidak terlepas dari instruksi Presiden Joko Widodo, yang ditindaklanjuti Kapolri melalui seluruh jajarannya.

Dittipidum Bareskrim Polri, bahkan langsung bergerak cepat, melakukan penyelidikan terhadap segala bentuk praktek perjudian, dengan berbagai modus operandi.

Dilansir dari pmjnews, Subdit 3 Dittipidum Bareskrim Polri, melakukan penyelidikan terhadap Situs Trading bxxchanger.com, http: der..codan Situs https://www.alxxchanger.club yang terindikasi platform judi, berkedok trading, setelah menerima informasi dari masyarakat.

Pengelola website, mengiming-imingi pengunjung atau member website, dengan keuntungan yang berlipat, jika berhasil menebak harga suatu instrumen keuangan atau aset, yang harganya terus berubah-ubah dalam setiap detik.

Jika tebakan pengunjung atau member website  tepat, maka akan mendapatkan keuntungan yang berlipat, sesuai dengan modal awal yang diberikan.

Baca Juga :  Ditinggal Ibadah ke Gereja, Rumah Warga Buntok Ludes Terbakar

Akan tetapi, jika tebakan pengunjung atau member website tidak tepat, maka modal awal yang diberikan akan hilang.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjend Pol Djuhandhani, R.P., S.H didampingi Kasubdit 3 Ditipidum Kombes Ary Satriyan Sik MH, menyebut, dalam kasus ini terdapat 2 pelaku yang ditangkap dan sudah berstatus sebagai tersangka, yang berperan sebagai Payment Agen.

Keduanya, yakni DA dan AN, yang merupakan warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat Ditangkap di Dusun 04 Kelurahan Babakan Kabupaten cirebon

“Ada dua tersangka yang sudah kita tetapkan tersangka dalam kasus ini. Dari kedua tersangka, kita menyita sejumlah barang bukti, seperti sejumlah Handphone, buku rekening, ATM, dan uang tunai,” ungkap Brigjend Pol Djuhandhani.

Ditambahkan Brigjend Pol Djuhandhani, paltform yang dijalankan para pelaku termasuk dalam kasus perjudian, karena keuntungan yang didapat para pemainnya, hanya bergantung pada peruntungan belaka.

Baca Juga :  Ditinggal Ibadah ke Gereja, Rumah Warga Buntok Ludes Terbakar

“Jadi ini masuk dalam ranah perjudian, karena keuntungannya itu hanya sebatas kemungkinan, dan peruntungan belaka saja. Omzet para pelaku ini cukup besar, dalam 1 bulan bisa mencapai Miliaran Rupiah,” tandasnya.

Dalam kasus ini, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan, untuk menangkap pelaku lainnya.

Sedangkan para pelaku yang sudah ditangkap, kini terancam akan dipenjara selama 10 tahun, karena dijerat dengan tindak pidana perjudian, sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (2) Jo pasal 27 ayat (2) Undang-Undang No.19 tahun 2019, tentang perubahan atas Undang-Undang No.11 tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Jo pasal 55 KUHP dan pasal 303 KUHP.

Ditipidum Bareskrim Polri Juga Akan bekerjasama dengan Kominfo untuk melakukan penindakan dan pemblokiran terhadap situs judi online yang diduga servernya ada di luar indonesia . Nova Eliza Putri)

Berita Terkait

Ditinggal Ibadah ke Gereja, Rumah Warga Buntok Ludes Terbakar
Pengadilan AS Cetak Sejarah, Jatuhkan Vonis Bersalah dalam Perkara Kriminal Terhadap Seorang Mantan Presiden
TEROR BERLANJUT? Setelah Aksi Penguntitan, Running Text Loket Kejagung Diretas
Kemenkominfo Bentuk Satgas Judi Online, Pakar Siber Sangsikan Keseriusan Pemerintah, Ini Alasannya!
Budidayakan Ganja Secara Hidroponik, 2 WNA Asal Ukraina Terancam Hukuman Mati di Bali
Kapal Berkobar di DAS Barito! 3 Orang Meninggal Dunia, 8 Kru Kapal Masih Belum Ditemukan
Kapal Tugboat Surya 03 Terbakar di DAS Barito, Berikut Kronologis Kejadiannya Versi Warga
509 Terpidana di Indonesia Tunggu Eksekusi Mati, ICJR Rekomendasikan Moratorium

Berita Terkait

Sabtu, 8 Juni 2024 - 19:37 WIB

Ditinggal Ibadah ke Gereja, Rumah Warga Buntok Ludes Terbakar

Jumat, 31 Mei 2024 - 10:04 WIB

Pengadilan AS Cetak Sejarah, Jatuhkan Vonis Bersalah dalam Perkara Kriminal Terhadap Seorang Mantan Presiden

Senin, 27 Mei 2024 - 09:01 WIB

TEROR BERLANJUT? Setelah Aksi Penguntitan, Running Text Loket Kejagung Diretas

Minggu, 26 Mei 2024 - 13:32 WIB

Kemenkominfo Bentuk Satgas Judi Online, Pakar Siber Sangsikan Keseriusan Pemerintah, Ini Alasannya!

Rabu, 15 Mei 2024 - 00:48 WIB

Budidayakan Ganja Secara Hidroponik, 2 WNA Asal Ukraina Terancam Hukuman Mati di Bali

Rabu, 15 Mei 2024 - 00:11 WIB

Kapal Berkobar di DAS Barito! 3 Orang Meninggal Dunia, 8 Kru Kapal Masih Belum Ditemukan

Senin, 13 Mei 2024 - 19:23 WIB

Kapal Tugboat Surya 03 Terbakar di DAS Barito, Berikut Kronologis Kejadiannya Versi Warga

Senin, 13 Mei 2024 - 14:14 WIB

509 Terpidana di Indonesia Tunggu Eksekusi Mati, ICJR Rekomendasikan Moratorium

Berita Terbaru

Penjabat bupati Barito Utara Drs. Muhlis menghadiri Apel Siaga Alat dan Mesin Pertanian yang digelar di lapangan Bola Makorem 102/PJG, Jumat (14/6/2024).Foto:Istimewa Pemkab Barut

Berita

Pj Bupati Barut Hadiri Apel Siaga Alat dan Mesin Pertanian

Sabtu, 15 Jun 2024 - 07:52 WIB

error: Content is protected !!