Optimalkan Kesejahteraan Petani, BPS Barsel Akan Laksanakan ST 2023

- Jurnalis

Selasa, 21 Februari 2023 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Militan, Kepala BPS Kabupaten Barsel usai diwawancarai wartawan diruang kerjanya, Selasa (21/2/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Militan, Kepala BPS Kabupaten Barsel usai diwawancarai wartawan diruang kerjanya, Selasa (21/2/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Dalam rangka mengoptimalisasikan kesejahteraan para petani, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), akan melaksanakan Sensus Pertanian atau ST tahun 2023 pada bulan Juni-Juli mendatang.

“Sensus ini dilakukan setiap 10 tahun sekali dan dilaksanakan secara serentak diseluruh wilayah Indonesia,” ucap Militan Kepala BPS Kabupaten Barsel kepada wartawan saat diwawancarai dikantornya, Selasa, (21/2/2023).

Ia menjelaskan, tujuan pelaksanaan ST 2023 yakni untuk memperbaiki data tentang petani di seluruh Indonesia, menyediakan data struktur pertanian terutama unit-unit administrasi terkecil, menyediakan data yang dapat digunakan sebagai tolak ukur statistik pertanian saat ini dan menyediakan kerangka sampel untuk survey pertanian secara lengkap.

Ia melanjutkan, setelah didapat profil petani, imbasnya akan terhimpun data petani yang bagus dan lengkap, di mana dapat digunakan untuk menyusun arah kebijakan pemerintah.

Baca Juga :  Saat Umat Buddha Terinspirasi Tradisi Muslim dalam Merayakan Waisak Sebulan Penuh

Selain itu, lanjutnya, pendataan ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya di Kabupaten Barsel yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini.

“Dan jika kita temukan petani yang masih membuka usaha kecil-kecilan yang terkendala kekurangan dana atau masalah lainnya, tidak menutup kemungkinan pemerintah bisa memberikan bantuan untuk mengembangkan usaha mereka,” ujarnya.

Diterangkannya, ST 2023 merupakan sensus pertanian ketujuh yang dilaksanakan oleh BPS, dan kegiatan pertanian yang dicakup meliputi 7 subsektor, yaitu tanaman pangan, holtikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan jasa pertanian lainnya.

“Adapun siapa yang didata yaitu seluruh pelaku usaha pertanian, baik perorangan, kelompok maupun perusahaan pertanian yang berbadan hukum sah diseluruh wilayah Indonesia,” terangnya.

Menurutnya, pendataan ini sangat bermanfaat terutama untuk sektor pertanian, sebab data dari ST 2023 sangat diperlukan untuk menjawab isu strategis tentang pertanian.

Baca Juga :  Kerugian PAD Miliaran Rupiah! DPRD Kalteng Desak Pemerintah Pusat Percepat Operasional Pelabuhan Batanjung

Selain itu, tambah Militan,  hasilnya juga dapat dimanfaatkan untuk mengatahui potensi terkini, terkait petani milineal dan modernisasi yang diadopsi dari teknologi di sektor pertanian.

Militan menambahkan, sensus ini juga berpengaruh terhadap ketahanan pangan, karena data dari ST 2023 ini bisa menjadi basis data untuk mengetahui ketahanan pangan di suatu daerah, seperti melihat potensi menurut subsektor pertanian baik petani maupun produksinya akan mudah diketahui.

“Kami juga mengimbau agar masyarakat Barsel khususnya petani supaya bisa memberikan data real sesuai dengan kondisi masing-masing ketika petugas datang, sehingga kegiatan ini nantinya dapat terlaksana dengan lancar dan sukses,” kata Militan. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2
Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa
Bupati Barito Utara Tinjau Jembatan di Montallat, Minta Perbaikan Segera Jembatan Petake
Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli
Kerugian PAD Miliaran Rupiah! DPRD Kalteng Desak Pemerintah Pusat Percepat Operasional Pelabuhan Batanjung
Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang
Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah
Tegas! Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Prabowo dan Rumor Mundurnya Menkeu Purbaya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:42 WIB

3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:34 WIB

Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:54 WIB

Bupati Barito Utara Tinjau Jembatan di Montallat, Minta Perbaikan Segera Jembatan Petake

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:33 WIB

Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:09 WIB

Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:16 WIB

Tegas! Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Prabowo dan Rumor Mundurnya Menkeu Purbaya

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:23 WIB

Dandim 1013/Mtw Gandeng Insan Pers Dukung Kondusifitas Murung Raya

Berita Terbaru