Sayuran yang Berkhasiat Menurunkan Kolesterol Tinggi, Salah Satunya Jus Terong

- Jurnalis

Kamis, 16 Februari 2023 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sayuran (Pexels.com/Jill wellington)

Ilustrasi sayuran (Pexels.com/Jill wellington)

1TULAH.COM-Kebanyakan orang mengonsumsi terong hanya dengan memasak atau memakannya mentah-mentah. Padahal, sebenarnya terong bisa dijadikan jus lho!

Dengan mengonsumsi terong dengan cara dijus ini, ternyata berkhasiat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Ayo, siapa yang mau coba jus terong!

Kolesterol tinggi mampu meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kolesterol dalam batas normal dengan mengadopsi gaya hidup sehat, termasuk mengonsumsi makanan yang tepat.

Salah satu cara untuk menurunkan kolesterol adalah dengan mengonsumsi sayuran yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral.

Merangkum dari Sehatq dan HealthShots, berikut beberapa macam sayuran untuk menurunkan kolesterol tinggi.

  1. Brokoli

Makanan yang sangat berguna dalam menangani kolesterol tinggi adalah brokoli, karena memiliki kandungan serat larut yang tinggi.

Selain itu, brokoli kaya akan nutrisi dan senyawa sulfur yang disebut Sulforaphane, yang berperan dalam mengurangi kadar trigliserida.

Dalam saluran pencernaan, serat pada brokoli akan bergabung dengan asam empedu, sehingga mempermudah pengeluaran kolesterol dari tubuh.

Baca Juga :  Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Mengonsumsi sayuran yang kaya akan serat juga membantu mengendalikan nafsu makan yang berlebihan sehingga dapat menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh.

  1. Kacang Polong

Sebuah penelitian dilakukan oleh para peneliti dari kanada yang mengeksplorasi hubungan antara kacang polong dan penurunan kadar kolesterol.

Dalam penelitian ini, 1.000 responden terlibat dan hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi kacang polong dapat mengurangi kadar kolesterol LDL sebanyak 5 persen.

  1. Wortel

Manfaat besar bagi jantung dapat diperoleh dari konsumsi wortel. Tubuh mengubah beta-karoten dalam wortel menjadi vitamin A yang membantu mengaktifkan BCO1, suatu enzim yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan mencegah penyakit kardiovaskular.

Konsumsi wortel juga mempengaruhi penyerapan kolesterol dan status antioksidan tubuh serta mempengaruhi ekstensi asam empedu, yang pada akhirnya memberikan perlindungan bagi jantung.

Selain itu, wortel mengandung serat larut berupa pektin yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah karena mencegah penyerapan kolesterol di saluran pencernaan.

  1. Kentang

Dikenal sebagai alternatif nasi, kentang kaya akan serat larut. Sebuah kentang ukuran sedang diperkirakan mengandung sekitar 5 gram serat larut.

Baca Juga :  Lebih dari Sekadar Tren: Mengapa Work-Life Balance Jadi Kebutuhan Mutlak bagi Gen Z

Jika ingin memperoleh manfaat serat larut dari sayuran ini yang dapat menurunkan kolesterol, disarankan untuk mengonsumsinya bersama kulitnya.

  1. Terong

Suatu penelitian pada hewan percobaan menunjukkan bahwa 10 mililiter (ml) jus terong dapat menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida.

Bukti ini dapat dimengerti mengingat bahwa satu cangkir terong (94 gram) mengandung 2,4 gram serat. Walaupun demikian, perlu adanya penelitian lebih lanjut pada manusia untuk membuktikan keefektifan terong dalam menurunkan kolesterol.

Itulah beberapa sayuran untuk menurunkan kolesterol jahat atau tinggi. Dengan memasukkan sayuran ini ke dalam pola makan sehari-hari, bukan hanya membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi, tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga pola makan yang seimbang dan sehat dengan memperbanyak konsumsi sayuran untuk kesehatan yang lebih baik. (Sumber:suara.com)

 

 

 

Berita Terkait

Lebih dari Sekadar Tren: Mengapa Work-Life Balance Jadi Kebutuhan Mutlak bagi Gen Z
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Sering Cemas di Rumah? Ini 5 Tips Feng Shui Rumah untuk Atasi Stres dan Jaga Mental Health
5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Antibusuk!
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Tag :

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WIB

Lebih dari Sekadar Tren: Mengapa Work-Life Balance Jadi Kebutuhan Mutlak bagi Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:52 WIB

Sering Cemas di Rumah? Ini 5 Tips Feng Shui Rumah untuk Atasi Stres dan Jaga Mental Health

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:19 WIB

5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Antibusuk!

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Berita Terbaru