Korban Jiwa Dalam Gempa di Turki dan Suriah Lampaui 17.000

- Jurnalis

Jumat, 10 Februari 2023 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban jiwa gempa di Turki dan Suriah terus bertambah, kini mencapai 17.000. (Foto: AF/voaindonesia)

Korban jiwa gempa di Turki dan Suriah terus bertambah, kini mencapai 17.000. (Foto: AF/voaindonesia)

1TULAH.COM – Korban jiwa dalam peristiwa gempa bumi yang mengguncang Turki dan Suriah terus bertambah, kini sudah melampaui 17.000 jiwa.

Tim SAR Turki dan Suriah terus mencari korban dengan peralatan yang kurang, sejauh ini korban jiwa mencapai 17.000.

BPBD Turki mengatakan pada Kamis, 9 Februari 2023, bahwa sekita 110.000 personel terlibat dalam upaya penyelamatan dan 5.500 kendaraan seperti traktor, derek, buldoser dan ekskavator telah dikirimkan untuk membantu cepatnya upaya penyelamatan.

Baca Juga :  Tok! Presiden Prabowo Teken PP Gaji Ke-13 2026: Cair Juni, Ini Rincian Nominal PNS, PPPK, & Pejabat

Recep Tayyip Erdogan mengunjungi daerah yang dekat dengan pusat gempa di Kota Gaziantep dan perbatasan Turki-Suriah.

Presiden Turki melihat rasa frustasi yang memuncak dari para penyintas yang sedang mencariorang yang mereka cintai atau menunggu bantuan dari pemerintah.

“Tidak mungkin bersiap menghadapi bencana seperti ini,” ujarnya.

Tim penyelamat banyak menemukan orang yang masih hidup dan terjebak reruntuhn bangunan, akan tetapi tim penyelamat tidak dapat menjangkau tanpa peralatan dan keahlian yang memang dibutuhkan.

Baca Juga :  Polda Kepri Musnahkan Narkotika dan Etomidate dari 24 Kasus

Upaya menyingkirkan puing-puing jua secara tidak sengaja sering menambah jumlah korban.

Presiden Turki mengungkapkan, Kamis, 9 Februari 2023, jumlah korban tewas bertambah menjadi 14.000 di Turki, dan 63.000 lebih lainnya terluka.

Sedangkan Suriah, 3.100 orang tewas, dan lebih dari 5.000 orang lainny mengalami luka-luka.

Sementara itu, selama seminggu berkabung nasional dan keadaan darurat tiga bulan di 10 provinsi yang terdampak. (Delia Anisya Fitri)

Sumber: voaindonesia.com

Berita Terkait

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos
Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri
Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan
Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Kamis, 16 April 2026 - 13:10 WIB

Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri

Kamis, 16 April 2026 - 10:25 WIB

Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 09:08 WIB

Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Berita Terbaru