Presiden Jokowi Minta Waspadai Hal yang Memicu Inflasi

- Jurnalis

Selasa, 31 Januari 2023 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Indonesia Joko Widodo. (Biro Pers Setpres)

Presiden Indonesia Joko Widodo. (Biro Pers Setpres)

1TULAH.COM –Presiden Joko Widodo atau Jokowi memimpin rapat kabinet terbatas yang dihadiri para menteri urusan ekonomi berlangsung di Kantor Presiden, Jakarta.

Rapat fokus membahas peningkatan aktivitas ekonomi dan pariwisata pasca pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Tanah Air.

Dikutip Biro Pers Setpres, pada rapat, Presiden mengingatkan jajarannya memperhatikan dan mewaspadai hal-hal yang memicu inflasi seperti kenaikan harga-harga barang serta jasa.

Baca Juga :  Pulang dari Prancis, Prabowo Hasilkan Kesepakatan Rp61,25 Triliun

Secara khusus, Jokowi menyebut harga bahan kebutuhan pokok masyarakat yang harus benar-benar bisa dikendalikan yaitu beras dan minyak goreng.

“Yang pertama urusan beras, yang kedua yang berkaitan dengan minyak goreng dilihat betul,” katanya. Senin, (30/01/2023).

Pada kesempatan itu, Kepala Negara juga memerintahkan jajarannya melakukan inovasi, serta menyiapkan strategi yang efektif untuk meningkatkan investasi.

Baca Juga :  Alarm Rp18.000 Pecah! Membedah Pelemahan Rupiah Juni 2026 dan Bayang-Bayang Trauma Krisis 1998

Terkait pariwisata, Presiden mengatakan sudah melihat peningkatan aktivitas wisatawan domestik mau pun mancanegara di berbagai destinasi wisata Indonesia seperti daerah Manado dan Bali.

Supaya lebih banyak lagi wisatawan yang datang ke Indonesia, Kepala Negara mendorong peningkatan investasi di daerah Labuan Bajo, Mandalika, Danau Toba, dan Likupang.***

(sumber : suara.com)

 

Berita Terkait

Polisi Lombok Tengah Tangani Dua Kasus Kekerasan ke Santri
KPK Sita Barang Mewah dari Rumah Tersangka Silmy Karim
3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2
Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa
Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli
Kerugian PAD Miliaran Rupiah! DPRD Kalteng Desak Pemerintah Pusat Percepat Operasional Pelabuhan Batanjung
Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang
Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:27 WIB

Polisi Lombok Tengah Tangani Dua Kasus Kekerasan ke Santri

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

KPK Sita Barang Mewah dari Rumah Tersangka Silmy Karim

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:42 WIB

3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:34 WIB

Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:43 WIB

Kerugian PAD Miliaran Rupiah! DPRD Kalteng Desak Pemerintah Pusat Percepat Operasional Pelabuhan Batanjung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:33 WIB

Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:09 WIB

Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Sita Barang Mewah dari Rumah Tersangka Silmy Karim

Sabtu, 6 Jun 2026 - 22:25 WIB