Ternyata Wulan Guritno Pernah Jadi Korban KDRT

- Jurnalis

Kamis, 26 Januari 2023 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wulan Guritno Tenteng Tas Hermes Seharga Rp162 Juta (Instagram)

Wulan Guritno Tenteng Tas Hermes Seharga Rp162 Juta (Instagram)

1TULAH.COM – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang belakangan dialami oleh para selebritis masih ramai diperbincangkan.

Kabar terbaru kini datang dari artis tanah air Wulan Guritno yang memberikan pengakuan mengejutkan tentang rumah tangganya di masa lalu kembali viral.

Pasalnya, di balik pesonanya yang banyak dikagumi kaum Adam, siapa sangka jika Wulan Guritno ternyata juga pernah menjadi korban KDRT mantan suaminya, Atilla Syach.

“Aku pernah alami KDRT dulu, tapi yah masalahnya sudah selesai,” ucapnya, seperti yang Suara.com kutip dari Hops.ID, Rabu (25/1/2023).

Perempuan yang kini berpacaran dengan lelaki yang 15 tahun lebih muda darinya itu pun menjelaskan kekerasan traumatis yang ia alami. Berikut kisah Wulan Guritno yang juga pernah jadi korban KDRT lebih dari 20 tahun silam.

1. Bercerai dengan Attila Syach, Suami Pertamanya Pada 2002 Silam

Wulan mengaku saat bersama Atilla Syach, ia sempat menjadi korban KDRT. Tindakan KDRT dari bekas suaminya itu terjadi ketika mereka masih terikat pernikahan selama dua tahun.

Baca Juga :  Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Dari pernikahan itu Wulan melahirkan seorang anak bernama Shaloom Razade Syach.

2. Tidak Direstui

Wulan menikah dengan Atilla saat usianya masi 17 tahun. Selain pernikahan dini, kabar ia hamil lebih dahulu juga santer terdengar mengiringi pernikahan pertamanya tersebut.

Hal inilah yang diduga menjadi penyebab tidak direstui pernikahannya pada ayah dari anak pertamanya itu.

“Aku malu mengungkapkannya karena memang orangtua dulu bilang memang tidak menyetujui pernikahan saya dengan dia (Atila Syach),” ujar Wulan.

3. Tidak Terekspos

Tidak seperti saat ini, di mana para selebriti memiliki keberanian untuk speak up atas perbuatan kekerasan yang mereka alami, Wulan mengatakan bahwa KDRT yang diterimanya hampir tidak terekspos publik.

Wulan mengungkapkan bahwa ia malu mengumbar KDRT diterimanya karena pernikahannya dengan Atila Syach tidak direstui orangtuanya.

“Kalau aku waktu itu bingungnya aku udah menikah dengan orang yang tidak disetujui orangtuaku, kasarnya gitu,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

4. Sebabkan Lebam

Wulan mengaku tubuhnya sampai mengalami lebam dan meninggalkan memar biru.

“Sehingga pada saat ada biru atau lebam itu, aku bisa bilang jatuh dari kuda, abis adegan fighting dan sebagainya. Tuhan baik masih kasih aku alibi gitu kan, tapi ya enggak berani bersuara karena bingung,” kenangnya.

5. Sang Anak Alami Trauma

Wulan pun tak menampik bila ada trauma perceraian yang berdampak terhadap sikap Shaloom. Trauma tersebut terjadi saat Shaloom masih kecil.

“Ya enggak usah diulang lagi cuma kejadian waktu itu kan kita ada perebutan anak, ada tragedi-tragedi itulah. Lama. Shaloom tuh kalau dengar ‘ceklek’ (suara pintu) dia langsung kayak kaget,” ungkap Wulan dikutip dari kanal YouTube RioMotret.

“Akhirnya dia over cari perhatian. Ya itu gimana kita sebagai orangtuanya menetralisir itu kan, tugas kita karena kita yang udah membuat sebuah kesalahan perpisahan itu,” kata artis kelahiran tahun 1981 itu. (suara.com)

Berita Terkait

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island
Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Berita Terbaru