Tahun 2022, Ekspor Minyak Sawit Indonesia Turun 8,5%, GAPKI: Diprediksi Masih Berlanjut pada 2023, Ini Penyebabnya

- Jurnalis

Kamis, 26 Januari 2023 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI - Botol betain, produk minyak sawit, memantulkan wajah seorang pengunjung pada pameran di Kuala Lumpur 11 Maret 2009. (REUTERS/Zainal Abd Halim)

ILUSTRASI - Botol betain, produk minyak sawit, memantulkan wajah seorang pengunjung pada pameran di Kuala Lumpur 11 Maret 2009. (REUTERS/Zainal Abd Halim)

1TULAH.COM-Potensi ekspor produk kelapa sawit dan turunannya dari Indonesia pada tahun 2022 lalu, kurang menggembirakan. Kondisi ini diprediksikan pula oleh GAPKI akan berlanjut hingga tahun 2023 ini.

Pada tahun 2022 lalu, ekspor minyak sawit Indonesia turun 8,5 persen tahun lalu. Salah satu pemicunya karena situasi regulasi yang fluktuatif dan produksi lamban. Diperkirakan akan berlanjut tahun ini.

Demikian disampaikan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Rabu (25/1/2023).

Sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia, Indonesia mengekspor 30,8 juta ton produk minyak sawit pada 2022, turun dari 33,7 juta ton pada tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Solusi Sengketa Lahan Kalteng: DPRD Godok Raperda Penyelesaian Konflik Pertanahan

Untuk mengendalikan lonjakan harga minyak goreng dalam negeri tahun lalu, pemerintah menerapkan berbagai perubahan kebijakan ekspor minyak sawit, termasuk larangan ekspor selama tiga minggu mulai akhir April.

“Penurunan sedikit produksi minyak sawit tahun lalu, di tengah meningkatnya konsumsi domestik di sektor energy, juga berkontribusi terhadap penurunan ekspor,” kata Ketua GAPKI Joko Priyono dalam jumpa pers.

“Konsumsi biodiesel (tahun lalu) melonjak karena konsumsi BBM naik pascapandemi,” katanya.

Indonesia menggunakan minyak sawit sebagai bahan baku untuk campuran wajib 30 persen dalam biodiesel. Campuran tersebut akan dinaikkan menjadi 35 persen, pada bulan Februari dan produknya akan dinamakan B35.

Baca Juga :  Bawa Pesan Presiden Prabowo, Yusril: Pemerintah Tak Toleransi Kekerasan Terhadap Aktivis

Tahun lalu, Indonesia memproduksi 46,7 juta ton minyak sawit mentah, turun 0,4 persen dari 2021. Indonesia juga menghasilkan 4,5 juta ton minyak inti sawit (palm kernel oil).

“Ini merupakan tahun keempat output stagnan, sementara konsumsi domestik terus meningkat,” kata Joko.

“Tahun 2023, kami perkirakan produksi akan stagnan lagi karena harga pupuk yang tinggi. Petani menggunakan dosis yang lebih rendah, yang akan mempengaruhi hasil tahun ini.”

Stok minyak sawit Indonesia mencapai 3,65 juta ton pada akhir tahun 2022. (voaindonesia.com)

Berita Terkait

Bawa Pesan Presiden Prabowo, Yusril: Pemerintah Tak Toleransi Kekerasan Terhadap Aktivis
Heriyus-Rahmanto : Kebersamaan Jadi Kunci Kemajuan Murung Raya
Ketupat Baru Sehari Sudah Basi? Coba Terapkan 6 Teknik Memasak Ini!
Murung Raya Bersiap Jadi Tuan Runag MTQ KORPRI VIII Tingkat Kalteng 2026
Panduan Lengkap Sholat Idulfitri 2026: Jadwal, Niat, Tata Cara, dan Doa
KPK Geledah Sejumlah Lokasi Pasca OTT di Rejang Lebong
KPK Duga Yaqut Terima Dana Percepatan Haji Khusus Tahun 2023–2024
Yerusalem Mencekam! Ledakan Hebat Pecah Saat Rudal Iran Terobos Pertahanan Udara Israel
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:44 WIB

Bawa Pesan Presiden Prabowo, Yusril: Pemerintah Tak Toleransi Kekerasan Terhadap Aktivis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:31 WIB

Heriyus-Rahmanto : Kebersamaan Jadi Kunci Kemajuan Murung Raya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:52 WIB

Ketupat Baru Sehari Sudah Basi? Coba Terapkan 6 Teknik Memasak Ini!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:32 WIB

Murung Raya Bersiap Jadi Tuan Runag MTQ KORPRI VIII Tingkat Kalteng 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:29 WIB

Panduan Lengkap Sholat Idulfitri 2026: Jadwal, Niat, Tata Cara, dan Doa

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:44 WIB

KPK Geledah Sejumlah Lokasi Pasca OTT di Rejang Lebong

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:43 WIB

KPK Duga Yaqut Terima Dana Percepatan Haji Khusus Tahun 2023–2024

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:57 WIB

Yerusalem Mencekam! Ledakan Hebat Pecah Saat Rudal Iran Terobos Pertahanan Udara Israel

Berita Terbaru