1TULAH.COM – Pernah di diamkan teman atau pasangan? Bisa jadi kamu di silent treatment. Silent treatmen ini adalah sikap diam dan mengabaikan yang dilakukan seseorang kepada orang lain dengan tujuan tertentu.
Silent treatment ini biasanya dilakukan oleh seseorang karena ingin dimengerti keadaannya atau agar orang lain merasa bersalah.
Sikap silent treatment ini membuat bingung, karena tidak semua orang bisa menyadari kesalahannya.
Berikut adalah cara menghadapi sikap silent treatment:
- Mendiamkan kembali
Cara ini sebenarnya adalah cara terakhir yang digunakan jika cara-cara lainnya tidak berhasil mendapatkan respon.
Dengan mendiam kembali, orang tersebut akan bingung dan merasa tidak enaknya dengan sikap silent treatment.
- Validasi perasaannya
Ajak bicara mengenai hal yang dirasakannya. Cara ini digunakan dengan harapan orang tersebut mau berbicara karena merasa ada yang pedulu dengan dirinya.
Di saat tersebut, jadi lah pendengar yang baik, jangan coba mengkritik atau memberi saran. Cukup jadi pendengar yang baik.
- Menjelaskan dan menyadarkan situasi
Berusaha untuk menyadarkan jika orang tersebut melakukan silent treatment. Karena terkadang orang yang melakukan silent treatment ini tidak sadar sedang bersikap seperti itu.
Coba untuk membuka komunikasi dengan mengatakan seperti “Aku merasa kamu lagi diam sekaligus mengabaikan aku, jadi kalau ada masalah coba kita bicara baik-baik.” Akan tetapi, perlu diingat harus dengan mengontrol diri dan emosi supaya permasalahan tidak semakin melebar.
- Biarkan dia tenang
Kita tidak tahu pasti penyebab dari seseorang melakukan silent treatment, namun bisa jadi karena terlalu marah, terluka atau punya masalah pribadi lainnya, sehingga takut jika berbicara tidak bisa mengontrol apa yang keluar dari mulutnya dapat membuat orang lain sakit hati.
- Gunakan “aku atau saya” ketika berbicara
Ketika mengajak berbicara orang yang melakukan sikap silent treatment, gunakan kata “Aku atau Saya”.
Mengajak berbicara menggunakan kata “Aku atau Saya” menjadi salah satu ketegasan sehingga diharapkan orang tersebut dapat terbuka dengan apa yang menjadi penyebab silent treatment.
Agar semakin meyakinkan gunakanlah kalimat persuasif dan jelaskan perasaan dengan terus terang, contohnya dengan mengatakan “Aku gak tau kenapa kamu diemin aku, coba kamu bicara supaya aku tau apa masalahnya biar gak berlarut-larut.” (Delia Anisya Fitri)
Sumber: yoursay.suara.com

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)


















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



