Tragis, Pesawat Yeti Airlines Terjatuh di Pokhara Nepal dengan Kondisi Terbelah

- Jurnalis

Senin, 16 Januari 2023 - 04:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pesawat jatuh. (Antara)

Ilustrasi pesawat jatuh. (Antara)

1TULAH.COM – Pesawat Yeti Airlines terjatuh di Pokhara, Nepal, pada Minggu (15/1/2023) hari ini.

Melansir dari Reuters, pesawat itu jatuh di dalam sebuah jurang, sehingga bagian tubuhnya terbelah menjadi dua. Ini adalah kecelakaan pesawat terparah dalam lima tahun terakhir di Nepal.

Otoritas Penerbangan setempat mengatakan, pesawat Yeti Airlines itu sempat melakukan kontak dengan bandara dari Seti Gorge pada pukul 10.50 siang waktu setempat, sebelum akhirnya terjatuh.

Baca Juga :  Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Sementara korban tewas atas insiden pesat jatuh itu dilaporkan mencapai 67 orang. 31 korban telah dibawa ke rumah sakit.

“30 jenazah sudah dievakuasi dan dikirimkan ke rumah sakit terdekat. 14 jenazah lainnya masih berada di lokasi kejadian, menunggu proses evakuasi menggunakan bantuan crane,” kata juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil Nepal, Jagannath Niroula.

Saat ini dilaporkan, tim penyelamat masih berjuang mencari korban lainnya. Beberapa puing pesawat bahkan dilaporkan masih terlihat berapi saat proses pencarian berlangsung.

Baca Juga :  Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

“Sejumlah puing-puing pesawat masih terbakar. Sehingga tim penyelamat kesulitan menjangkau titik pusat jatuhnya pesawat yang ada di tengah jurang tersebut,” ujar Ajay K.C petugas kepolisian setempat.

Pesawat itu terbang dari Ibukota Kathmandu dengan membawa 72 penumpang yang terdiri dari 68 penumpang dan empat kru. 15 di antaranya adalah orang asing. Selama penerbangan, cuaca di sana dilaporkan dalam kondisi bagus.

(suara.com)

Berita Terkait

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Berita Terbaru