Jokowi: Tidak Ada Lagi Pembatasan Kerumunan, HOREEEE! Pesta Tahun Baru Lebih Semarak

- Jurnalis

Jumat, 30 Desember 2022 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Indonesia Joko Widodo

Presiden Indonesia Joko Widodo

1TULAH.COM-Di penghujung tahun 2022 yang tinggal satu hari ini, Presiden  Joko Widodo (Jokowi) resmi menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM dicabut.

Kebijakan yang  berlaku di seluruh wilayah Indonesia, karuan mendapat respons positif dan bahagia dari masyarakat. Hal ini berarti  kasus Covid-19 di Indonesia sudah terkendali.

Jokowi pun menyebutkan, dengan demikian tidak ada lagi pembatasan kerumunan.

Dampaknya tentu pada pesta pergantian tahun. Di mana dalam dua tahun belakangan ini, sama-sakali tidak ada kerumunan diperbolehkan, termasuk saat  pesta tahun baru.

Jokowi menetapkan pencabutan aturan PPKM, setelah melihat laju infeksi Covid-19 bergejala ringan, hingga tanpa gejala, fatality rate atau risiko kematian, hingga tingkat perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp 17.645 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah!

Apalagi menurut Jokowi saat ini seluruh wilayah Indonesia berstatus PPKM Level 1, menunjukan semua wilayah terkendali dari infeksi Covid-19.

“Maka pada hari ini pemerintah memutuskan untuk mencabut PPKM, yang tertuang dalam Instruksi Mendagri nomor 50 dan 51 tahun 2022,” ujar Jokowi melalui konferensi pers di Jakarta, Jumat (30/11/2022).

Orang nomor satu di Indonesia itu juga menambahkan, kebijakan ini diambil setelah melalui proses pengkajian selama lebih dari 10 bulan. Hasilnya diputuskan pemerintah tidak lagi melarang kerumunan dan membatasi kegiatan masyarakat.

“Jadi tidak ada lagi pembatasan kerumunan dan pergerakan masyarakat. Namun demikian saya minta kepada seluruh masyarakat dan komponen masyarakat, untuk tetap hat-hati dan waspada,” ungkapnya.

Baca Juga :  KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi

Namun khusus untuk aturan pakai masker, tetap harus dilanjutkan. Khususnya jika berada di keramaian dan ruangan tertutup.

“Pemakaian masker di keramaian dan ruang tertutup harus tetap dilanjutkan, kesadaran vaksinasi harus digalakkan, karena meningkatkan imunitas,” jelasnya.

Lebih jauh, Presiden Jokowi juga meminta masyarakat kini jadi lebih mandiri dan sadar pada kondisinya masing-masing. Sehingga jika merasakan gejala Covid-19, segera beristirahat agar pulih dan memeriksakan secara mandiri ke dokter.

“Masyarakat harus semakin mandiri dalam mencegah penularan, mendeteksi gejala dan mencari pengobatan,” tutup Jokowi. (sumber:suara.com)

Berita Terkait

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading
KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi
KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:48 WIB

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:46 WIB

KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Berita Terbaru