Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Sebut Ada 52 Kabupaten Tidak Menjalankan Arahan Pemerintah Pusat Terkait Penanganan Inflasi

- Jurnalis

Senin, 5 Desember 2022 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri Tito Karnavian. Sumber foto : suara.com

Mendagri Tito Karnavian. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan, Presiden Joko Widodo meminta agar langkah-langkah penanganan inflasi di Indonesia dibahas setiap pekan.

Menurut Tito 52 Kabupaten tersebut tidak menjalankan arahan pemerintah pusat terkait penanganan inflasi. Setidaknya ada 6 indikator utama yang harus dijalankan daerah dalam menekan laju inflasi.

Menurut Tito, Presiden Jokowi ingin penanganan inflasi dikerjakan secara detil karena langsung berpengaruh pada kehidupan rakyat. Lantaran jika inflasi tinggi, otomatis menunjukkan harga barang dan jasa yang tambah mahal.

Pertama, melaksanakan operasi pasar murah, kedua melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang. Ketiga, kerja sama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan.

Baca Juga :  Investasi Rp3 Miliar Amblas 90%, Investor Kripto Laporkan Timothy Ronald ke Polisi

Keempat gerakan menanam, kelima merealisasikan belanja tidak terduga (BTT), dan keenam dukungan transportasi dari APBD.

“Jadi jika sudah merasa ‘kami sudah mengerjakan, Pak’. Silahkan nanti disampaikan kepada kita bisa dengan Irjen atau saya langsung WA,” ucap Tito.

Berikut 53 Daftar Kabupaten Kota yang Dinilai Tak Melakukan Upaya Menekan Inflasi:

  1. Kabupaten Toba Samosir
  2. Kabupaten Simalungun
  3. Kabupaten Nias Selatan
  4. Kota Padang Sidempuan
  5. Kota Gunungsitoli
  6. Kabupaten Pesisir Selatan
  7. Kabupaten Kuantan Singingi
  8. Kabupaten Pelalawan
  9. Kabupaten Merangin
  10. Kabupaten Ogan Komering Ilir
  11. Kabupaten Musi Banyuasin
  12. Kabupaten Bangka
  13. Kabupaten Lingga
  14. Kabupaten Majalengka
  15. Kabupaten Boyolali
  16. Kabupaten Jepara
  17. Kabupaten Demak
  18. Kabupaten Malang
  19. Kabupaten Bondowoso
  20. Kabupaten Pamekasan
  21. Kabupaten Sumbawa Barat
  22. Kabupaten Lembata
  23. Kabupaten Manggarai Barat
  24. Kabupaten Sumba Barat Daya
  25. Kabupaten Bengkayang
  26. Kabupaten Melawi
  27. Kabupaten Kotawaringin Barat
  28. Kabupaten Kapuas
  29. Kabupaten Lamandau
  30. Kabupaten Bulungan
  31. Kabupaten Pinrang
  32. Kabupaten Luwu
  33. Kabupaten Luwu Utara
  34. Kabupaten Konawe Selatan
  35. Kabupaten Kolaka Timur
  36. Kabupaten Gorontalo Utara
  37. Kabupaten Mamasa
  38. Kabupaten Mamuju Utara
  39. Kabupaten Pegunungan Arfak
  40. Kabupaten Merauke
  41. Kabupaten Jayawijaya
  42. Kabupaten Jayapura
  43. Kabupaten Nabire
  44. Kabupaten Kepulauan Yapen
  45. Kabupaten Pegunungan Bintang
  46. Kabupaten Tolikara
  47. Kabupaten Waropen
  48. Kabupaten Mamberamo Raya
  49. Kabupaten Mamberamo Tengah
  50. Kabupaten Yalimo
  51. Kabupaten Intan Jaya
  52. Kabupaten Deiyai
Baca Juga :  Strategi Bisnis 2026: Cara Meraih Cuan di Tengah Stagnasi Ekonomi dan Dominasi Produk Global

(Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com, dengan judul 52 Kabupaten Kena Semprot Mendagri Gegara Tak Becus Kendalikan Inflasi.

Berita Terkait

Strategi Bisnis 2026: Cara Meraih Cuan di Tengah Stagnasi Ekonomi dan Dominasi Produk Global
Investasi Rp3 Miliar Amblas 90%, Investor Kripto Laporkan Timothy Ronald ke Polisi
Rupiah Hari Ini 9 Januari 2026: Tertekan ke Rp16.832 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Rupiah Melemah ke Rp16.793 per Dolar AS Hari Ini 8 Januari 2026, Cek Kurs di 4 Bank Besar
Transformasi Digital & Ketahanan Data: Panduan Pemimpin Menuju 2026
Realita IHSG 2025: Gagal Tembus 9.000, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tetap Optimis Sambut 2026
Menuju Beras Satu Harga: Strategi Pemerintah Hapus Zonasi HET demi Keadilan di Wilayah 3T
Nasib Kendaraan Listrik Indonesia di 2026: Keajaiban Pasar vs Ancaman Penghentian Insentif

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:17 WIB

Strategi Bisnis 2026: Cara Meraih Cuan di Tengah Stagnasi Ekonomi dan Dominasi Produk Global

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:46 WIB

Investasi Rp3 Miliar Amblas 90%, Investor Kripto Laporkan Timothy Ronald ke Polisi

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:31 WIB

Rupiah Hari Ini 9 Januari 2026: Tertekan ke Rp16.832 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:30 WIB

Rupiah Melemah ke Rp16.793 per Dolar AS Hari Ini 8 Januari 2026, Cek Kurs di 4 Bank Besar

Kamis, 1 Januari 2026 - 03:51 WIB

Transformasi Digital & Ketahanan Data: Panduan Pemimpin Menuju 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:53 WIB

Realita IHSG 2025: Gagal Tembus 9.000, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tetap Optimis Sambut 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 20:08 WIB

Menuju Beras Satu Harga: Strategi Pemerintah Hapus Zonasi HET demi Keadilan di Wilayah 3T

Senin, 29 Desember 2025 - 14:05 WIB

Nasib Kendaraan Listrik Indonesia di 2026: Keajaiban Pasar vs Ancaman Penghentian Insentif

Berita Terbaru

Heriyus SE menyerahkan bonus kepada atlet dan wasit catur berprestasi berupa dua unit sepeda motor dan satu unit laptop, Senin (12/1/2026). Foto : 1tulah.com)

Daerah

Harumkan Nama Daerah, Atlet Catur Murung Raya Dapat Bonus

Selasa, 13 Jan 2026 - 19:38 WIB