4 Kecamatan di Kota Palangka Raya Terdampak Banjir, Ini yang Seharusnya Dilakukan Pemko

- Jurnalis

Senin, 21 November 2022 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, Sriosako mengingatkan warga menjaga kondisivitas saat malam pergantian tahun 2023 ke 2024. Foto.Ingkit/1tulah.com

Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, Sriosako mengingatkan warga menjaga kondisivitas saat malam pergantian tahun 2023 ke 2024. Foto.Ingkit/1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Masih tingginya hujan di wilayah Kota Palangka Raya, menyebabkan meluapnya DAS Kahayan. Akibatnya, sebanyak 4 kecamatan di Ibukota Provinsi Kalteng ini, terendam banjir sejak sepekan belakangan.

Anggota DPRD Kalteng, Sriosako menyebut,  penanganan bencana banjir di Kalteng terutama Kota Palangka Raya perlu dievaluasi. Sehingga, masyarakat dan kawasan yang terdampak banjir dapat segera tertanggani secara baik.

Saat ini di Kota Palangka Raya sekitar ada 4 kecanatan yang terdampak banjir, dan hal ini tentu menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi masyarakat, sehingga penanganan banjir perlu dievaluasi sebagai langkah antisipasi kedepan.

“Banjir yang terjadi saat ini di Kota Palangka Raya kemungkinan merupakan banjir kiriman dari wilayah hulu Kalteng, yang lebih dulu mengalami kenaikan debit air. Sehingga, saya harap ini bisa menjadi bahan evaluasi pemda, melalui dinas terkait untuk mmengambil langkah antisipasi melalui pemetaan wilayah rawan bencana,” kata Sriosako kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Minggu (20/11/2022).

Baca Juga :  Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi

Ia mengungkapkan, banjir yang melanda 4 kecamatan di Kota Palangka Raya yakni Pahandut, Jekan Raya, Sabangau dan Bukit Batu  setidaknya ada lebih dari 2.388 KK atau 8.544 Jiwa dan 1.733 rumah yang terdampak bencana tersebut.

“Dari jumlah itu bisa dikatakan banjir kali ini, merupakan yang terparah setelah banjir yang melanda kabupaten Kobar dan Katingan sebelumnya. Makanya evaluasi dan antisipasi melalui pemetaan itu perlu dilakukan, supaya bencana ini tidak terulang lagi di masa depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Terlepas dari itu politisi Partai Demokrat ini mengapresiasi respons cepat Pemerintah daerah melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya dan Provinsi Kalteng, yang selalu sigap dan tanggap saat terjadinya bencana.

“Saya mengapresiasi sekaligus mengucapkan terimakasih kepada TRC BPBD baik kota maupun provinsi yang sigap bergerak saat terjadinya bencana dan saat ini disejumlah titik juga telah dibangun posko untuk masyarakat terdampak banjir,” tuturnya.

“Kedepan saya harap agar bantuan-bantuan dari pemerintah bisa disalurkan secara merata dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya serta terbantu untuk meringankan beban mereka,” ujarnya. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas
Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Paripurna II DPRD Barut Bahas Perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun 2026
Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Musim Kemarau Tiba, DPRD Barut Minta Warga Hindari Pembakaran Lahan
Gubernur Kalteng dan BNN Perkuat Sinergi P4GN, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Paripurna II DPRD Barut Bahas Perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Musim Kemarau Tiba, DPRD Barut Minta Warga Hindari Pembakaran Lahan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Gubernur Kalteng dan BNN Perkuat Sinergi P4GN, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Berita Terbaru