Legislator Ini Harapkan Pemerataan Program Ketahanan Pangan di Kalteng

- Jurnalis

Kamis, 17 November 2022 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng, Natalia

Anggota DPRD Kalteng, Natalia

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Program ketahanan pangan yang sedang dikembangkan oleh pemerintah melalui proyek food estate, hendaknya juga dilakukan di daerah lain.

Tidak hanya di kabupaten Pulang Pisau maupun Kapuas sebagaima halnya sekarang. Dengan demikian, setiap daerah di Bumi Tambun Bungai ini dapat memiliki kemandirian dalam ketahanan pangan.

Angota DPRD Kalteng, Natalia berharap Kalteng kedepan dapat mandiri dalam hal memenuhi kebutuhan pangan. Menurutnya, untuk mewujudkannya, maka program ketahanan pangan perlu lebih ditingkatkan.

“Program ketahanan pangan perlu difokuskan agar kedepan dapat terwujud Kalteng mandiri dalam hal memenuhi kebutuhan pangan. Apalagi daerah ini nantinya sebagai salah satu provinsi penyangga IKN di Kaltim,” kata Natalia kepada 1tulah.com, Kamis (17/11/2022).

Baca Juga :  Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Ia mengatakan, sejumlah daerah di provinsi ini memiliki potensi untuk dikembangkan pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan hortikultura dan lain-lain. Itu tinggal hanya bagaimana pemda melalui instansi terkait memetakannya.

“Karena ketahanan pangan ini tidak hanya beras saja, tapi juga banyak yang lainnya. Jadi potensi-potensi yang ada harus dapat dikembangkan. Yang paling penting jangan hanya mengandalkan satu atau dua daerah saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Ia menjelaskan, saat ini Kalteng memiliki food estate di Kapuas dan Pulang Pisau. Informasi kedepan, akan dikembangkan juga sektor lainnya. Akan tetapi yang diharapkan peningkatan ketahanan pangan jangan hanya terpaku pada daerah tersebut saja.

“Kalau bisa program ketahanan pangan itu dikembangkan juga di sejumlah daerah yang memiliki potensi agar merata. Dengan demikian kubutuhan pangan kita akan selalu terpenuhi dan kuat dari segi ketahanan pangan, maka dari situlah akan tercipta kemandirian,” tukasnya. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 17:05 WIB

Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Berita Terbaru