63 Nakes RSUD Muara Teweh Ikuti Pelatihan Trauma Cardiac Life Support

- Jurnalis

Rabu, 16 November 2022 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kesehatan bersama panitia dan peltih, foto bersama, usai mengikuti pelatihan Basic Trauma Cardiac life Support  (BTCLS), Rabu (15/11/2022). Foto.Deni/1tulah.com

Petugas kesehatan bersama panitia dan peltih, foto bersama, usai mengikuti pelatihan Basic Trauma Cardiac life Support (BTCLS), Rabu (15/11/2022). Foto.Deni/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Puluhan tenaga kesehatan atau Nakes di RSUD Muara Teweh, mengikuti pelatihan Basic Trauma dan Cardiac Life Support (BTCLS).

pelatihan yang bekerjasama dengan DPW PPNI Provinsi Kalimantan Tengah, dan Gadar Medik Indonesia, perwakilan Jakarta, ini dilaksanakan selama empat hari, sejak tanggal 14-17 November 2022 .

Ketua Panitia, Edwin Saleh, mengatakan, pelatihan ini bertujuan, agar seluruh staf di RSUD Muara Teweh, mampu menangani kegawatdaruratan yang bisa saja terjadi di lingkungan rumah sakit.

Harapannya, dengan adanya pelatihan ini, kata Edwin Saleh, akan menambah kompetensi dan meningkatkan kinerja staf RSUD Muara Teweh. Sehingga mampu memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat.

“Pelatihan ini juga menambah ilmu pengetahuan terbaru di bidang kesehatan. Sehingga bermanfaat kepada pelayanan kesehatan yang bermutu dan keamanan bagi pasien, terutama bagi yang bertugas di rumah sakit,” kata dia, ditemui media ini di sela-sela pelatihan, Rabu (16/11/2022).

Baca Juga :  Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Sementara itu, Kepala bagian Diklat, Gadar Medik Indonesia, Ari Dian Prayoga menambahkan, pelatihan Basic Trauma Cardiac life Support  (BTCLS) merupakan salah satu pelatihan dasar bagi perawat dalam menangani masalah kegawatdaruratan akibat trauma dan gangguan kardiovaskuler. Penanganan masalah tersebut ditujukan untuk memberikan bantuan hidup dasar sehingga dapat menyelamatkan nyawa dan meminimalisir kerusakan organ serta kecacatan penderita.

Pelatihan BTCLS bertujuan untuk memberikan pertolongan pada korban bencana atau gawat darurat guna mencegah kematian atau kerusakan organ sehingga produktivitasnya dapat dipertahankan setara sebelum terjadinya bencana atau peristiwa gawat darurat yang terjadi. Seperti  Kecelakaan atau bencana alam dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, seperti halnya kecelakaan lalu lintas, kecelakaan rumah tangga, kecelakaan kerja, dan sebagainya. Pelatihan BTCLS ini juga dilaksanakan dalam rangka memenuhi unsur penilaian akreditasi rumah sakit.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

“Kebetulan dari pelatihan ini kami dari Gadar Medik Indonesia yang ditunjuk bekerjasama. Diharapkan para peserta ini nanti menguasai bagaimana cara pananganan dan menngani dengan baik bila mana ada trauma kecelakaan maupun trauma ada serangan jantung. Tujuan utamanya, meningkatkan kapasitas, kepatuhan dalam menangani pasien trauma,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB