Wanita Berkebaya Merah Maron Jadi Trending Topic, Link Aslinya di Twitter Banyak Dicari, Mengapa?

- Jurnalis

Sabtu, 5 November 2022 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebaya merah jadi trending topic, warganet ramai-ramai cari link video syur. (Dok. Twitter)

Kebaya merah jadi trending topic, warganet ramai-ramai cari link video syur. (Dok. Twitter)

1TULAH.COM-Sosok perempuan muda berkulit putih yang menggenakan kebaya merah maron, berseliweran di media sosial. Dalam beberapa hari belakangan memang lagi jadi trending topic.

Bukan lantaran model kebaya merah maron yang dikenakan perempuannya, melainkan karena merujuk kepada video syur yang diperankannya.

Tak pelak, tautan atau link asilnya di twitter pun banyak dicari warganet, bahkan video lengkap wanita berkebaya maron ini, juga mendapat antensi pihak kepolisian.

Frasa ‘Kebaya Merah Maron‘ kini menjadi trending topic di Twitter dan telah dicuit oleh belasan ribu warganet hingga hari ini, Jumat (4/11/2022).

Usut punya usut, frasa tersebut merujuk kepada sebuah video porno viral yang mempertontonkan seorang perempuan berkebaya merah maron, berhubungan seks dengan seorang pria pengunjung sebuah hotel.

Usai jadi tren, warganet berbondong-bondong mencari tautan untuk menonton video tersebut berdurasi lengkap. Tak hanya warganet, polisi kini tengah mencari kedua sosok pasangan di video itu.

Berikut fakta video ‘Kebaya Merah’ selengkapnya beserta perkembangan penyelidikan pemeran video oleh kepolisian.

Diduga buatan konten kreator: Mengusung skenario bak film dewasa

Video ‘Kebaya Merah Maron’ diduga dibuat oleh seorang konten kreator video dewasa amatir. Pasalnya, video tersebut mengusung skenario cerita bak sebuah film dewasa yang digarap oleh para sineas porno.

Baca Juga :  Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil

Video tersebut mengusung skenario seorang perempuan berkebaya merah yang bekerja sebagai seorang pelayan hotel. Ia mengantarkan asbak kepada seorang tamu pria hotel tersebut.

Perempuan tersebut terkejut lantaran pria itu hanya berbalut handuk putih dan bertelanjang dada. Sontak sang pria juga meminta pelayan tersebut untuk membersihkan air tumpah di lantainya.

Sang pria itu langsung melancarkan niat nakalnya menggoda si perempuan dengan merayu dan menggerayangi tubuhnya. Keduanya lalu berhubungan badan dan direkam oleh kamera tanpa sensor.

Viral di Twitter, warganet rebutan cari link

Keberadaan video tersebut sontak dibuat viral usai beredar kabar bahwa polisi akan menelusuri sosok pemeran dan orang yang terlibat didalamnya.

Warganet lalu berbondong-bondong berebut untuk mencari link video ‘Kebaya Merah’ berdurasi penuh yakni 16 menit.

Berkat tingginya permintaan warganet untuk link video tersebut, kata kunci ‘Kebaya Merah’ kini dicuit sebanyak 14,2 ribu kali oleh para pengguna Twitter.

Tuai atensi polisi

Polisi kekinian tengah menelusuri sosok yang terlibat dalam pembuatan video tersebut. Adapun video tersebut diduga dibuat di Bali lantaran kebaya yang digunakan oleh pemeran perempuan memiliki desain seperti kebaya Bali.

Baca Juga :  Infrastruktur Pemukiman Jadi Keluhan Utama Warga Kalibata saat Reses Anggota DPRD Kalteng

Berkat dugaan tersebut, kasus video itu sedang ditangani oleh Polda Bali.

Kasubdit V siber Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP Nanang Prihasmoko mengatakan, pihaknya saat ini akan menyelidiki terkait video mesum tersebut.

“Kami masih lidik, belum tahu detailnya,” papar AKBP Nanang Prihasmoko kepada wartawan pada Selasa, (1/11/2022).

Nanang kini menentukan kedua lokasi pembuatan video berkaca dari kebaya sang perempuan, yakni di Bali dan di daerah Jawa.

“Kita nyari lokasinya itu di mana, apakah itu di Jawa atau di Bali. Karena baju itu identik di Jawa juga seperti itu. Nggak harus di Bali,” lanjut Nanang.

Dibagikan sebanyak 400 kali

Nanang menduga bahwa keberadaan video tersebut bermula dari WhatsApp. Sebab, video tersebut telah berpindah tangan ke berbagai akun WhatsApp sebanyak 400 kali.

“Sudah agak susah itu untuk mencari penyebar pertama karena sudah banyak diteruskan. Sudah tangan ke 300 atau 400 orang. Itu yang agak susah,” pungkas Nanang. (Sumber:suara.com)

 

 

Berita Terkait

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah
Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret
Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang
Infrastruktur Pemukiman Jadi Keluhan Utama Warga Kalibata saat Reses Anggota DPRD Kalteng
Aturan Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK: Celah Intervensi Politik dan Ancaman Independensi
Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado
Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025
Tragedi di Tengah Kepulan Asap: Saat Rumah Bekantan Musnah

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:18 WIB

Aturan Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK: Celah Intervensi Politik dan Ancaman Independensi

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Tragedi di Tengah Kepulan Asap: Saat Rumah Bekantan Musnah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee

Berita Terbaru

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama rombongan meninjau progres pembangunan Jembatan Tumpung Laung

Muara Teweh

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:45 WIB