Terungkap, Pengakuan Warga Kasus Pembunuhan Sadis di Depok oleh Ayah Kandung terhadap Anaknya

- Jurnalis

Rabu, 2 November 2022 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku sadis yang tega membunuh anak kandungnya (instagram@depok24jam/suara.com)

Pelaku sadis yang tega membunuh anak kandungnya (instagram@depok24jam/suara.com)

1TULAH.COMKasus pembunuhan sadis anak oleh ayah kandungnya sendiri menghebohkan warga Jatijajar Kecamatan Tapos Depok.

Sang anak yang masih duduk di kelas VI SD saat itu hendak berangkat ke sekolah pada Senin (1/11/2022) pagi.

Informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa mengerikan terjadi setelah terdengar suara ribut seperti orang bertengkar yang terdengar dari dalam rumah, para warga setempat mengira itu hanya pertengkaran antara suami istri.

Sesaat, kehebohan terjadi saat warga setempat mencoba melihat kondisi yang terjadi, warga kaget setelah melihat anak dari yang punya rumah tersebut sudah bersimbah darah dan terdegar suara teriakan sang ibu makin histeris.

Berita terkait : Tragis! Ayah di Depok Bunuh Anak, Istri Kritis

Salah seorang warga setempat Lydia menceritakan, awalnya warga mengangap suara ribut tersebut adalah hal yang biasa terjadi karena pertengakaran suami istri itu kerap terjadi. Selain itu, kata Lydia, pelaku juga diketahui suka berlaku kasar kepada istrinya sehingga warga menggapnya biasa,

Baca Juga :  Buntut Temuan Emas 74 Kg di Sentul, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dicecar 20 Pertanyaan selama 7 Jam

“Sering terdengar cekcok berantem gitu. Cuma kita pikir tidak sampai akan kejadian seperti ini,” katanya seperti dilansir laman instagram@depokhariini dikutip dari suara.com.

Berita terkait : Kronologi Ayah Bunuh Anak dan Istri Kritis di Depok, Pelaku : Saya Titip Anak

Menjelang subuh tadi pun, kata Lydia, terdengar suara cekcok lagi dari pasangan suami istri tersebut. Bahkan terdengar teriakan histeris, merasa ada yang tak beres, warga pun segera mengecek untuk memastikan apa yang terjadi

“Merasa ada yang tidak beres warga langsung datang, setelah dicek ke rumah tersebut ternyata anaknya yang pertama sudah meninggal. Untuk anaknya yang paling kecil sepertinya tidak apa-apa,” tuturnya.

“Ternyata setelah dilihat, di dalam rumah terdapat satu anak yang ditemukan tak bernyawa. Selain itu ibu korban juga ditemukan terluka parah. “Iya anaknya meninggal, ibunya katanya sekarat,” sambungnya.

Baca Juga :  Damang dan Mantir Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan kasusnya sedang ditangani pihaknya. Korban diduga dilukai menggunakan senjata tajam.

“Luka karena senjata tajam, parang,”ujar Yogen

Berdasarkan keterangan dari para saksi kata Yogen, pasangan suami istri tersebut memang kerap terlibat cekcok. Namun mengenai pemicu cekcok belum diketahui.

“Keterangan memang sering mendengar cekcok namun kita pastikan dulu ke saksi, jadi kami belum bisa pastikan itu,” katanya.

Sebelumya diberitakan seorang ayah bernama Rizky Novyandi Achmad tega menghabisi istri berinisial NI dan anaknya KPC di ruang tamu pada Selasa (1/11/2022) pagi sekitar pukul 05:00 WIB.

Aksi kejam yang dilakukan pegawai pemerintah Kabupaten Bogor itu telah merenggut nyawa anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Sementara, istrinya mengalami kritis usai dibacok beberapa kali oleh Rizky dan dilarikan ke RSCM.

(sumber : suara.com)

Berita Terkait

Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun
Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?
Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras
KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu
KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji
KPK Periksa Rudy Tanoe Guna Hitung Kerugian Negara Kasus Bansos Beras
Damang dan Mantir Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan
Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:44 WIB

KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:38 WIB

KPK Periksa Rudy Tanoe Guna Hitung Kerugian Negara Kasus Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Damang dan Mantir Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Pemkab Murung Raya Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersama KPK

Berita Terbaru

Ilustrasi gedung KPK. (Antara)

Berita

KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu

Jumat, 14 Agu 2026 - 06:44 WIB