Emosional, Rosti Ibu Brigadir J Semprot Pengacara Sambo dan Putri, Pertanyakan Keberadaan HP anaknya

- Jurnalis

Selasa, 1 November 2022 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang tua Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Samuel Hutabarat (kanan) dan Rosti Simanjuntak (kiri) memasuki ruangan untuk bersaksi dalam sidang dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa].

Orang tua Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Samuel Hutabarat (kanan) dan Rosti Simanjuntak (kiri) memasuki ruangan untuk bersaksi dalam sidang dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa].

1TULAH.COM – Sidang terdakwa Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi dipertemukan dengan keluarga almarhum Brigadir J termasuk Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak di ruang sidang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan 12 saksi termasuk ayah dan ibu Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di persidangan dengan terdakwa Ferdy Sambo serta Putri Candrawathi, Selasa (1/11/2022) hari ini.

Pihak penasihat hukum Sambo dan Putri pun berkesempatan untuk ikut menggali keterangan dari kedua orang tua Brigadir J tersebut. Namun ada satu pertanyaan yang membuat Rosti sangat emosional sampai semprot pengacara Rasamala Aritonang.

Dikutip Suara.com (jaringan 1tulah.com) di kanal YouTube KOMPASTV, Rasamala rupanya bertanya perihal seberapa sering Rosti dan almarhum Brigadir J berkomunikasi.

Rosti lantas memuji anaknya sebagai sosok yang sangat perhatian, bahkan siap meminta maaf apabila sampai terlewat tidak menghubungi keluarganya setidaknya sekali dalam sehari.

Hal ini yang kembali digali oleh Rasamala, “Kalau seminggu Ibu, berapa kali rata-rata (berkomunikasi)?” tanya Rasamala.

Baca Juga :  Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!

Pertanyaan ini yang rupanya membuat Rosti sedikit tidak bisa mengontrol emosinya. Informasi tersebut, menurut Rosti, seharusnya bisa digali sendiri lewat ponsel Brigadir J yang hingga kini belum dikembalikan ke pihak keluarga.

Menurut Rosti, alat komunikasi milik anaknya masih dikuasai oleh Putri Candrawathi.

“Kalau berapa kali, kan ada HP anak saya, dibuka saja semua biar terang. Karena saya tidak mengingat bagaimana detailnya anak saya berkomunikasi dengan saya,” ujar Rosti.

“Alat komunikasi anakku, tolong Putri kembalikan kepada ibunya, saya ibu kandungnya,” sambungnya dengan volume suara yang semakin keras, bak menegaskan emosi yang dirasakannya.

Jawaban Rosti ini bahkan menuai tepuk tangan dari sejumlah hadirin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Biar lebih detail, Bapak, Ibu,” lanjut Rosti sekalipun Rasamala sepertinya sudah mengiyakan jawabannya beberapa kali.

“Jadi saya sebagai orang tua, sudah hancur hati saya, Bapak, (sekarang) saya harus mengingat-ingat bagaimana detailnya komunikasi aku dengan anakku,” katanya.

Baca Juga :  Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Rosti meminta supaya informasi seperti itu sebaiknya dicari tahu sendiri seperti lewat pemeriksaan ponsel Brigadir J yang belum kembali kepadanya. “Biar lebih detail,” tandasnya.

Tangis Rosti Simanjuntak Tahu Nyawa Anak Dirampas Atasan Sendiri

Rosti dibuat sangat sakit hati karena anaknya dibunuh dengan keji oleh Sambo dan Putri yang notabene adalah atasan Brigadir J sendiri. Tak hanya itu, Rosti bahkan sudah menganggap Sambo seperti wali Tuhan untuk anaknya, tetapi malah tega merampas nyawa Brigadir J.

“Anak aku dihabisi, anak aku dirampas nyawanya dengan sadis di tangan atasannya, Ferdy Sambo, yang sudah saya yakini dia sebagai wali dari Tuhan,” tutur Rosti yang memberikan keterangan bersama dengan suaminya, Samuel Hutabarat.

“Kami orang Batak punya prinsip, di mana kamu merantau, siapa yang jadi orang tua kamu di sana,” pungkasnya menegaskan. (suara.com)

 

Berita Terkait

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang
Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Libas Thailand di SUGBK
Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat
Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan
Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya
Polisi Tetapkan Tersangka dan Tahan Nahkoda KM Virgo Transport 8, Keterlibatan Pemilik Kapal Kini Didalami!
Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar
DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Libas Thailand di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka dan Tahan Nahkoda KM Virgo Transport 8, Keterlibatan Pemilik Kapal Kini Didalami!

Rabu, 30 September 2026 - 16:04 WIB

Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar

Rabu, 30 September 2026 - 14:05 WIB

DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8

Berita Terbaru