1tulah.com, PALANGKA RAYA-Banyaknya tenaga kependidikan atau guru di wilayah perdesaan atau pedalaman Kalteng yang bukan berasal dari putra daerah setempat, kerap menjadi kendala. Pasalnya, banyak di antaranya yang merasa tidak betah, sehingga akhirnya meminta pindah.
Salah satu alasan kepindahan guru yang bertugas di perdesaan ini adalah lantaran kurang memadainya fasilitas rumah dinas guru. Sehingga, mereka kurang nyaman untuk menetap dalam jangka lama di tempat tugasnya tersebut.
Anggota DPRD Kalteng Evi Kahayanti meminta pemda agar dapat memperhatikan keberadaan perumahan dinas guru di wilayah perdesaan di Kalteng, salah satunya di Desa Telaga, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan.
Evi mengatakan, saat ini sejumlah rumah dinas guru di desa itu sangat memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan atau peningkatan, karena memang kondisinya sudah bisa dikatakan tidak layak huni serta bisa membahayakan keselamatan.
“Saat reses beberapa waktu lalu kita mendapati informasi itu dari masyarakat dan menjadi salah satu usulan yang disampaikan, saya rasa ini penting untuk diperhatikan dan pemda bisa menganggarkan untuk perbaikan rumah dinas guru disana,” kata Evi Kahayanti kepada 1tulah.com, Selasa (25/10/2022).
Menurut Evi, rumah dinas guru merupakan salah satu aspek penting pada sektor pendidikan, yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah. Dengan adanya rumah dinas yang layak huni tentu guru dipedalaman akan betah untuk bertahan.
Dijelaskannya, salah satu faktor kekurangan guru di wilayah pedalaman yaitu keberadaan sarana pendidikan yang kurang memadai seperti halnya rumah dinas sebagai tempat tinggal guru.
Sehingga, lanjutnya, kebanyakan guru banyak mengajukan pindah bahkan enggan bertugas di wilayah pedalaman.
“Jika sarana pendidikan di wilayah pedalaman atau perdesaan layak pastinya guru yang ditugaskan di sana juga akan betah, karena bagi guru yang bukan berasal dari daerah setempat memerlukan tempat tinggal yang layak. Maka dari itu, jangan sampai hal ini luput dari perhatian pemda,” tukasnya. (Ingkit)

![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)







![Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Senin (16/10/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/mk-polri-225x129.jpg)







![Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Senin (16/10/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/mk-polri-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

