Harga Komoditas Perkebunan Anjlok, Banyak Masyarakat di Montallat Beralih Profesi

- Jurnalis

Rabu, 5 Oktober 2022 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng  Sirajul Rahman

Anggota DPRD Kalteng Sirajul Rahman

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Kondisi sektor perkebunan di wilayah Barito Utara tampaknya sedang tidak baik-baik saja. Hal ini berdasarkan pengakuan masyarakat setempat yang disampaikan ke anggota DPRD Provinsi Kalteng saat melakukan reses.

Anggota DPRD Kalteng, Sirajul Rahman menuturkan saat pelaksanaan reses beberapa waktu lalu, masyarakat sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Utara mengharapkan adanya kepastian terhadap harga berbagai komoditas perkebunan, baik itu sawit, karet, maupun rotan.

Dikatakannya, akibat tidak stabilnya harga berbagai komoditas perkebunan saat ini, kebanyakan masyarakat di sejumlah desa di beberapa kecamatan merasa rugi, dan terpaksa harus beralih profesi, sehingga hal ini diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah.

Baca Juga :  Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

“Sudah beberapa kali reses, keluhan masyarakat terkait ketidakstabilan harga komoditas perkebunan ini, kerap menjadi aspirasi masyarakat. Maka dari itu ini perlu menjadi perhatian pemerintah. Karena, jika terus seperti ini petani kita akan terus merugi,” ujar Sirajul Rahman kepada 1tulah.com, Rabu,(5/10/2022).

Ditambahkannya, dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat di Barito Utara, khususnya kecamatan Montallat, masyarakat berharap adanya perhatian pemerintah untuk memberikan pelatihan atau penyeluluhan keterampilan dalam bidang apapun, termasuk bidang wirausaha dan UMKM.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Ia mengatakan, masyarakat setempat juga mengharapkan adanya bantuan dalam upaya peningkatan perekonomian melalui pinjaman lunak untuk modal usaha, serta bantuan bibit ternak, seperti ayam, sapi, itik, kambing, ikan dan lain sebagainya.

“Aspirasi ini diharapkan bisa ditindak lanjuti, karena kondisi ekonomi sangat penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat. Apalagi ada keluhan dari masyarakat, khususnya para ibu-ibu disana yang mengalami KDRT karena keadaan ekonomi yang tidak menentu,” tutupnya. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Wakili Kalteng, Kafilah Murung Raya Sabet Juara III Tilawah Al-Quran
Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391
Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset
Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan
DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
BNPB Jelaskan Aturan Baru MK: Penetapan Bencana Nasional Tak Wajib Penuhi 5 Indikator
KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Wakili Kalteng, Kafilah Murung Raya Sabet Juara III Tilawah Al-Quran

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:03 WIB

BNPB Jelaskan Aturan Baru MK: Penetapan Bencana Nasional Tak Wajib Penuhi 5 Indikator

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Berita Terbaru