Geger, Tahanan Polsek Nekat Gantung Diri, Kapolsek : Diduga Alami Gangguan Jiwa

- Jurnalis

Senin, 3 Oktober 2022 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi mayat korban (suara.com)

ilustrasi mayat korban (suara.com)

1TULAH.COM – Geger, seorang tahanan Polsek Pancur Batu kasus pencurian

diduga mengakhiri hidupnya dengan nekat gantung diri menggunakan sarung di dalam sel tahanan Pancur Batu, Jumat (30/9/2022) kemarin.

Tahanan berinisial MS (37) merupakan warga Dusun 1, Desa Ujung Delleng, Kecamatan Pancur Batu Sibolangit, Deli Serdang, ditemukan tewas.

Kapolsek Pancur Batu, Kompol Herianto Ginting membenarkan adanya kejadian gantung diri yang dilakukan seorang tahanan.

“Ya ada, dia diduga gantung diri karena stres,” ucapnya kepada Deli.Suara.com, memalui sambungan telepon WhatsApp, Senin (3/10/2022) pagi.

Baca Juga :  9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Menurut Kompol Herianto, MS dimungkinkan sudah lama mengalami stres. Pasalnya, pihaknya sudah beberapa kali mendatangi keluarga untuk mengetahui latar belakang korban.

“Kami sudah pernah datangi keluarganya, dia ada gangguan jiwa. Soalnya kata keluarga dia sudah beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri,” kata Kapolsek Pancur Batu, melansir suara.com (jaringan 1tulah.com).

Diketahui, korban ditahan oleh Unit Reskrim Polsek Pancur Batu setelah sebelumnya ditangkap warga secara beramai-ramai lalu diserahkan ke kepolisian.

Baca Juga :  Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

MS diduga mencuri uang milik korban berinisial S sebesar Rp. 3.500.000 di Desa Durin Serugin, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang dan diserahkan ke Polsek Pancur Batu pada 30 September 2022.

Saat diserahkan ke Polsek Pancur Batu, tubuh MS terdapat sejumlah luka lebam pada punggung, paha dan kepalanya.

Usai iserahkan pada petugas dan belum dilakukan pemeriksaan (BAP), tiba-tiba korban ditemukan tewas dengan kondisi tergantung dengan menggunakan kain sarung. (suara.com)

 

Berita Terkait

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island
Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Berita Terbaru