Harapan Pemuda Terhadap DAD Ke Depannya

- Jurnalis

Senin, 19 September 2022 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ariel Rakhmadan, SIP MPP Sekretaris DPD KNPI Barito Utara Pendiri IG: @wonderfulbarito

Ariel Rakhmadan, SIP MPP Sekretaris DPD KNPI Barito Utara Pendiri IG: @wonderfulbarito

Melihat zaman sekarang, mayoritas generasi muda mulai tidak melek dengan adat istiadat DAYAK. Bisa di lihat dari contoh, bagaimana ketidaktahuan generasi muda, tentang upacara–upacara adat DAYAK. Boleh di survei, mungkin dari 10 pemuda sekarang, kemungkinan hanya 4-6 orang yang tahu. Khususnya generasi millenial dan bahkan generasi millenium. Sehingga membuat keperihatinan bagi kami kaum Pemuda, khususnya di Barito Utara ini. Padahal menurut agnes setyowati, akademisi/ pemerhati budaya, “Budaya adalah pondasi karakter bangsa”. Sehingga kalau kita tidak melek terhadap budaya, sama saja kita perlahan menghilangkan karakter kita sendiri.

Keterkaitannya dengan DAD, mengutip  dalam PERDA PEMBENTUKAN DAD, dalam bab II Maksud dan tujuan, pasal II. Singkatnya, maksud dan tujuan di bentuknya DAD, agar mampu membangun karakter Masyarakat Adat Dayak melalui upaya pelestarian, pengembangan dan pemberdayaan adat istiadat, kebiasaan-kebiasaan di masyarakat DAYAK. Yang kesimpulannya harus ada gerakan pelestarian dan pengembangan. Yang tentu stakeholder pengembangan adat Dayak yaitu di tatanan Pemuda, sebagai penerus estafet keturunan Dayak nantinya.

Baca Juga :  Uang Rakyat untuk Manfaat, Bukan Laba

Tentu, harapan kami pemuda, mendekati dan melihat MUSDA DAD Barito Utara yang semakin dekat ini, dari 6 calon yang telah mendaftar. Siapapun menjadi ketua DAD yang terpilih nantinya, agar pemuda di akomodir dalam bingkai DAD, falsafah betang benar–benar dijalankan dan libatkan kami dalam rumah besar DAD.

Jangan hanya DAD sebagai lembaga sidang sengketa saja, dan juga harus sebagai lembaga pengembangan adat–istiadat Dayak. Realitannya Pemuda sebenarnya, ingin tahu adat Adat Dayak secara empiris, tapi tidak ada mengakomodir hal tersebut secara masif. Di lihat dari kami mencoba memperkenalkan adat Dayak melalui platform instagram.

Dengan membentuk komunitas Wonderful Barito. Memiliki pengikut 3.500.an, sering menjadi narasumber di RRI, TVRI, Bahkan Tv nasional. untuk kalangan pemuda tentang pengenalan adat, wisata dan budaya Dayak di DAS-Barito antusias audience pemuda banyak. Namun hal itu tidak cukup hanya dalam tingkat literasi saja, perlu juga pengenalan secara “empiris”. Tentu rumah DAD sebagai lembaga Dayak, yang memilki nilai legitimit yang tinggi sebagai lembaga pengayom kami, sangat tepat untuk wadah pengembangan adat Dayak di tataran kami para Pemuda.

Baca Juga :  Uang Rakyat untuk Manfaat, Bukan Laba

Agar membentuk, pemuda Dayak, yang nantinnya sangat memilki karakter Dayak yang kuat, dan memiliki nilai – nilai adat – istiadat Dayak dalam kehidupan sehari – harinnya, ini tentu juga harapan kami agar adat Dayak tetap eksis, dan tidak lekang oleh waktu. Kami cinta Dayak, Kami hidup dan besar bangga menjadi orang Dayak. Kami takut karena banyak sudah suku – suku, di belahan dunia sana Nama sukunnya ada, namun Adat-istiadat (Karakternya) sudah hilang, yang mungkin tidak ada wadah pengembangan adat-istiadat di tatanan pemudannya. Salam Pemuda!

 

Penulis: Ariel Rakhmadan, SIP MPP

(Pendiri IG : @wonderfulbarito)

Berita Terkait

Uang Rakyat untuk Manfaat, Bukan Laba
Pengendalian Inflasi: Jangan Berhenti di Pasar Murah
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Potret IPM Tiga Barito: Antara Piagam dan Realita
Barito Utara 2026: Badai “Double Hit” dan Ancaman Resesi Lokal
Penting, Mendesak, dan Ada Dananya
Piala Penghargaan Bukan Akhir Perjuangan
Hari Buruh 2026: Menguak Realita Beban Berlapis dan Ketimpangan Upah Pekerja Perempuan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:04 WIB

Uang Rakyat untuk Manfaat, Bukan Laba

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:22 WIB

Pengendalian Inflasi: Jangan Berhenti di Pasar Murah

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:05 WIB

Potret IPM Tiga Barito: Antara Piagam dan Realita

Senin, 11 Mei 2026 - 07:17 WIB

Barito Utara 2026: Badai “Double Hit” dan Ancaman Resesi Lokal

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:06 WIB

Penting, Mendesak, dan Ada Dananya

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:19 WIB

Piala Penghargaan Bukan Akhir Perjuangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:36 WIB

Hari Buruh 2026: Menguak Realita Beban Berlapis dan Ketimpangan Upah Pekerja Perempuan

Berita Terbaru