Hacker Bjorka Retas Dokumen BIN, Berisi Surat Rahasia ke Presiden Jokowi, Begini Tanggapan BIN

- Jurnalis

Sabtu, 10 September 2022 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hacker Bjorka bocorkan dokumen BIN/ Dok. TVone

Hacker Bjorka bocorkan dokumen BIN/ Dok. TVone

1TULAH.COM – Hacker Bjorka membuat heboh setelah meretas dokuman BIN yang berisikan surat rahasia untuk orang nomor satu di Indonesia, Presden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Hacker Bjorka kembali berulah dengan membocorkan dokumen rahasia negara, pada Jum’at, 9 September 2022.

Tidak tanggung lagi, yang dibocorkan kali ini adalah dokumen rahasia Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Sebelumnya, hacker Bjorka membocorkan 105 juta data pemili pemilu Komisi Pemilihan atau KPU RI yang di perjualbelikan di forum online.

Baca Juga :  Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Dalam postingan situs resmi hacker Bjorka menerangkan bahwa dokumen tersebut merupakan kumpulan surat rahasia yag dikirim oleh BIN atau Badan Intelijen Negara kepada Presiden Jokowi.

Dokumen yang dimaksutud tersebut berisi data laporan informasi rahasia dari Badan Intelijen Negara (BIN) kepada Presiden RI Jokowi yang terdiri dari judul surat, nomor surat, pengirim, ID penerima, dan tanggal surat.

Baca Juga :  Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra Serukan Kedamaian Pascakericuhan di Aceh

Sebelum itu dilansir dari akun Twitter @darktracker_int, Hacker Bjorka menulis dalam telegram channel ‘Bjorkanism’, “The next leak will come from the president of Indonesia’.

Yang berarti “Ancaman kebocoran berikut datang adalah dari Presiden Indonesia”.

Hacker Bjorka
Tangkap Layar dari channel Telegram ‘Bjorkanism’/ Dok. twitter @hackertracer_int

“Bad Actor ‘Bjorka’, who is bullying Indonesian citizens, announced on his Telegram channel that his next target for the leak would be Indonesian’s president.” Tulis akun Twitter @darktracer_int.

Berita Terkait

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami
Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit
KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK
Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!
Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:44 WIB

KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru