Mustajab, Doa Saat Hujan yang Bisa Bawa Keberkahan

- Jurnalis

Selasa, 6 September 2022 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - hujan kumpulan doa saat hujan (foto : suara.com)

Ilustrasi - hujan kumpulan doa saat hujan (foto : suara.com)

1TULAH.COM – Membaca doa saat hujan merupakan salah satu bentuk ketakwaan kita kepada Allah SWT. Karena saat hujan merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa.

Seperti yang diketahui, hujan menjadi salah satu bentuk berkah dan rahmat Allah SWT dan kehadirannya patut disyukuri. Kehadiran hujan ink sangatlah penting sebab dapat memberi manfaat yang baik bagi kehidupan makhluk di bumi.

Beberapa manfaat hujan antara lain yaitu dapat membantu para petani untuk mengairi tanaman di sawah atau kebunnya, sebagai sumber maya air untuk hewan, sumber energi dan masih banyak lagi manfaatnya.

Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan kepada umatnya untuk memanjatkan doa saat hujan. Hal ini karena pada saat hujan turun pintu-pintu langit akan terbuka lebar dan Allah pasti mengabulkan doa umat-Nya. Pendapat tersebut tertuang dalam sebuah hadits yang artinya:

“Sesungguhnya pintu-pintu langit dibuka saat perang fi sabilillah berkecamuk, turunnya hujan, ketika salat wajib, maka perbanyaklah berdoa pada waktu tersebut.” (HR. Abu Hurairah).

Doa Saat Hujan

Berikut ini beberapa doa saat hujan yang dapat dipanjatkan oleh umat muslim. Di antaranya yaitu:

Baca Juga :  Safari Ramadan di Kotawaringin Lama, Wakil Ketua I DPRD Kalteng Riska Agustin: Merajut Keberkahan di Bumi Kyai Gede

1. Doa Turun Hujan Biasa

Allahumma shoyyiban nafi’an.

Artinya: “Ya Allah, turunkan lah pada kami hujan yang bermanfaat.”

Anda juga dapat membaca doa lain yaitu:

Allahumma shayyiban haniyya wa sayyiban nafi’a.

Artinya: “Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat”.

2. Doa Turun Hujan Lebat Disertai dengan Angin Kencang

Ketika hujan lebat disertai dengan angin sehingga dapat menyebabkan pohon-pohon tumbang. Supaya terlindungi dari mara bahaya, kita dianjurkan untuk membaca doa ini.

Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya: “Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan

Rasulullah SAW ketika angin kencang juga membaca doa berikut ini:

Allahumma innii as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini 16 Maret 2026: Anjlok Rp 21.000, Simak Rincian Terbarunya!

Artinya: “Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya.”

3. Doa Turun Hujan Lebat Disertai dengan Petir

Terdapat bacaan doa yang dapat dipanjatkan ketika hujan lebat disertai dengan petir. Berikut ini bacaan doa yang diriwayatkan oleh hadis Imam Malik

Subhaanalladzii yusabbihur ro’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih.

Artinya: “Maha suci Allah yang dengan memuji-Nya bertasbih lah halilintar dan juga para malaikat karena takut kepada-Nya.”

4. Doa Setelah Hujan

Selain doa saat turun hujan, umat muslim juga dianjurkan untuk membaca doa setelah turun hujan. Berikut ini bacaan doa setelah turun hujan:

“Muthirnaa bifadllillaahi wa rohmatihi”

Artinya: “Kita diberi hujan karena keutamaan dan rahmat-Nya.” (HR. Bukhari: 1/205, Muslim: 1/83)

Itulah tadi kumpulan doa saat hujan. Kita dapat mengamalkannya ketika hujan turun supaya mendatangkan keberkahan dan dilindungi dari segala mara bahaya oleh Allah SWT. Semoga bermanfaat. (suara.com)

Berita Terkait

Arena Gladiator Opini: Mengapa Media Sosial Jadi Ladang Basah Propaganda Digital?
Strategi Hemat BBM: ASN Bakal Kerja Fleksibel dan Sekolah Daring Mulai April 2026
Nikita Mirzani Kirim Surat Terbuka ke Presiden usai Tambahan Hukuman 6 Tahun Penjara
Polisi Usut Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Kasus Pengeroyokan
148 Pejabat Dilantik di Murung Raya, Enam Camat Baru Resmi Bertugas
Dekranasda Perkenalkan Batik Khas Barsel: Perpaduan Motif Ikan Channa dan Anggrek Hitam
Waspada Hoaks! Polda Metro Jaya Sebut Foto Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Hasil Rekayasa AI
Safari Ramadan di Kotawaringin Lama, Wakil Ketua I DPRD Kalteng Riska Agustin: Merajut Keberkahan di Bumi Kyai Gede

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:23 WIB

Arena Gladiator Opini: Mengapa Media Sosial Jadi Ladang Basah Propaganda Digital?

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:08 WIB

Strategi Hemat BBM: ASN Bakal Kerja Fleksibel dan Sekolah Daring Mulai April 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 21:20 WIB

Nikita Mirzani Kirim Surat Terbuka ke Presiden usai Tambahan Hukuman 6 Tahun Penjara

Senin, 16 Maret 2026 - 21:13 WIB

Polisi Usut Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Kasus Pengeroyokan

Senin, 16 Maret 2026 - 18:10 WIB

Dekranasda Perkenalkan Batik Khas Barsel: Perpaduan Motif Ikan Channa dan Anggrek Hitam

Senin, 16 Maret 2026 - 15:10 WIB

Waspada Hoaks! Polda Metro Jaya Sebut Foto Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Hasil Rekayasa AI

Senin, 16 Maret 2026 - 14:58 WIB

Safari Ramadan di Kotawaringin Lama, Wakil Ketua I DPRD Kalteng Riska Agustin: Merajut Keberkahan di Bumi Kyai Gede

Senin, 16 Maret 2026 - 12:21 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 16 Maret 2026: Anjlok Rp 21.000, Simak Rincian Terbarunya!

Berita Terbaru

Nor Asiah, Pengawas  Madrasah di kantor Kmenang Kota Palangkaraya. Foto.Dadang

Opini

Ramadan Tanpa Adzan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:06 WIB