Oknum Dokter di China Tipu Pasien dengan Beri Pengobatan Mahal, Modus Dokter Nakal Ini Jamak Terjadi

- Jurnalis

Rabu, 31 Agustus 2022 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Profesi Dokter

Ilustrasi: Profesi Dokter

1TULAH.COM-Dari sekian banyak dokter yang masih menjaga integritas dan dedikasi, tentu ada dokter nakal. Para oknum ini biasanya mengambil kesempatan dalam kesusahan pasien.

Misalnya yang jamak terjadi adalah menipu pasien dengan member  pengobatan mahal. Belakangan ini kasus dokter nakal dengan berbagai modusnya ini, menjadi perhatian di Negara China.

Liu Xiangfeng (48) seorang dokter di Rumah Sakit Xiangya di Hunan, China tengah, dituduh telah sengaja mengelabui pasien dengan memberi pengobatan mahal dan tidak perlu, demi mendapat keuntungan lebih.

Padahal saat memeriksa pasien, sang dokter hanya melakukannya dengan prosedur di bawah standar.

Insiden ini seketika menjadi kontroversi setelah beberapa orang yang mengaku sebagai rekan kerja menceritakan tabiat buruk Liu itu ke Zhihu (Quora versi China).

Baca Juga :  Tegas! Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Prabowo dan Rumor Mundurnya Menkeu Purbaya

Dalam tuduhan, disebutkan bahwa Liu menunjukkan sampel darah orang lain kepada keluarga pasien lain, atau meresepkan kemoterapi mahal untuk pasien kanker stadium akhir, yang justru membuat pasien semakin kesakitan.

Tidak hanya itu, Liu juga sering menindas dan memotong gaji dokter junior dengan jumlah serta alasan yang tidak masuk akal.

Liu merupakan dokter yang berspesialisasi dalam operasi invasif minimal, untuk mengobati masalah pencernaan. Ia juga memimpin departemen hepatobilier dan pankreas sekaligus meerupakan wakil direktur pusat perawatan darurat di rumah sakit.

Baca Juga :  Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah

Karena tuduhan-tuduhan tersebut, Liu telah diskors dan dipindahkan dari posisinya selama penyelidikan dilakukan, kata pihak rumah sakit.

“Kami tidak memiliki toleransi bagi pelanggar peraturan dan kedisplinan,” jelas rumah sakit, dikutip dari South China Morning Post.

Rumah sakit berjanji untuk meluncurkan kampanye untuk mengingatkan stafnya untuk mengikuti etika medis yang tepat.

Insiden itu telah menambah ketidakpercayaan publik terhadap tenaga medis di China, sebuah kenyataan yang terus berlanjut di negara itu.

Saking tidak percayanya, masyarakat pernah menyerang dokter dan terkadang mereka dibunuh oleh pasien atau anggota keluarga yang marah. (Dikutip dari suara.com)

Berita Terkait

3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2
Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa
Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli
Kerugian PAD Miliaran Rupiah! DPRD Kalteng Desak Pemerintah Pusat Percepat Operasional Pelabuhan Batanjung
Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang
Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah
Tegas! Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Prabowo dan Rumor Mundurnya Menkeu Purbaya
Dandim 1013/Mtw Gandeng Insan Pers Dukung Kondusifitas Murung Raya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:42 WIB

3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:34 WIB

Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:33 WIB

Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:09 WIB

Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:16 WIB

Tegas! Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Prabowo dan Rumor Mundurnya Menkeu Purbaya

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:23 WIB

Dandim 1013/Mtw Gandeng Insan Pers Dukung Kondusifitas Murung Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:03 WIB

Alarm Rp18.000 Pecah! Membedah Pelemahan Rupiah Juni 2026 dan Bayang-Bayang Trauma Krisis 1998

Berita Terbaru