Penjual Bakso Ditemukan Tewas Mengambang di Aliran Selokan

- Jurnalis

Selasa, 30 Agustus 2022 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penemuan mayat di sungai (suara.com)

Ilustrasi penemuan mayat di sungai (suara.com)

1tulah.com – Jasad seorang penjual bakso ditemukan di aliran selokan di Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Selasa.(30/08/2022).

Unit Reskrim Polsek Palabuhanratu masih menyelidiki kasus tewasnya penjual bakso ini.

Korban pertama kali ditemukan warga yang kaget melihat adanya sesosok jasad mengambang di air selokan.

“Jasad korban yang diketahui bernama Sumino (60) ini merupakan penjual bakso keliling di Palabuhanratu. Memang sejak Senin, (29/8/2022) korban tidak menggelar dagangannya dan tidak pulang, namun tiba-tiba dapat laporan bahwa korban ditemukan tewas di aliran selokan sedalam tiga meter,” kata Kapolsek Palabuhanratu, Kompol Mangapul Simangunsong dikutip dari Antara, Selasa (30/8/2022).

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, jasad penjual bakso keliling tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang terkejut melihat adanya sesosok jasad mengambang dengan menggunakan pakaian serba hitam dalam aliran selokan di Desa Jayanti.

Baca Juga :  Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026

Tidak lama personel Polsek Palabuhanratu tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi jasad korban kemudian dibawa ke ruang pemulasaraan jenazah RSUD Palabuhanratu. Setelah dilakukan penyelidikan, jasad itu merupakan penjual bakso yang sering mangkal di sekitar lokasi kejadian.

Menurut Kapolsek Palabuhanratu Mangapul, di lokasi pihaknya menemukan ada bekas kendaraan terjatuh, namun pihaknya tidak ingin menduga-duga penyebab kematiannya karena saat ini masih sedang dalam penyelidikan.

Dari keterangan para saksi dan kerabatnya, selama ini korban tidak memiliki musuh, bahkan sudah banyak warga yang mengenalnya karena sering berdagang dan nongkrong di sekitar lokasi,” tambahnya.

Baca Juga :  Potensi PAD Bocor? DPRD Kalteng Minta Bapenda Lakukan 'Silang Data' dengan BPH Migas

Sementara, dokter piket RSUD Palabuhanratu Dr Ruly Suyono mengatakan, dari hasil visum et rerfertum terdapat luka robek di belakang kepala dan luka dekat pelipis sebelah kiri korban. Diduga luka itu akibat benturan dengan benda tumpul karena posisi korban berada di bawah bisa saja terkena batu saat terjatuh ke selokan.

“Guna mengetahui penyebab kematian tentu harus dilakukan autopsi dan hasil visum, juga ditemukan luka lebam lainnya di beberapa anggota tubuh korban,” tambahnya. (mengutip suara.com)

Berita Terkait

Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja
Pemkab Murung Raya Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersama KPK
Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Skandal Korupsi PT TPL Tbk, Negara Rugi Rp2 Triliun
Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik
Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran
Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas
Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026
Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Skandal Korupsi PT TPL Tbk, Negara Rugi Rp2 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah

Berita Terbaru